Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Fenomena gumpalan berwarna hitam di Subang, BMKG : Busa Hitam Berasal dari Aktivitas Permukaan Bumi

M
Muhammad FaisalEditor: Dede
|07:00 WIB
Bagikan:
Fenomena gumpalan berwarna hitam di Subang, BMKG : Busa Hitam Berasal dari Aktivitas Permukaan Bumi
Fenomena busa hitam yang melayang di langit Subang viral di media sosial dan kini tengah diteliti penyebabnya.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Fenomena gumpalan berwarna hitam yang tampak melayang di langit wilayah Subang beberapa hari terakhir ramai diperbincangkan di media sosial.
Menanggapi hal itu, BMKG Bandung memberikan klarifikasi ilmiah terkait kemunculan objek aneh tersebut.

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan hasil analisis awal menunjukkan fenomena itu bukan peristiwa meteorologis yang berhubungan dengan cuaca, awan, atau aktivitas atmosfer.

“Secara ilmiah, awan terbentuk dari proses kondensasi uap air di atmosfer dengan pola dan ketinggian tertentu yang dapat teridentifikasi melalui citra satelit dan radar cuaca BMKG,”
ujarnya, Rabu (29/10/2025).

Berdasarkan data BMKG, kondisi cuaca di Subang pada Selasa (27/10/2025) berawan pada pagi hari dan disertai hujan di wilayah selatan pada sore hari.

Sementara pada Rabu (28/10/2025), cuaca terpantau berawan tebal hingga hujan ringan sejak pagi hingga sore.

Hasil pengamatan alat AWS Sukamandi menunjukkan arah angin dominan dari timur–selatan dengan kecepatan maksimum 26,1 km/jam pada 27 Oktober, dan 13,3 km/jam pada 28 Oktober 2025.

Melihat kondisi tersebut, Teguh menilai gumpalan hitam itu kemungkinan besar berasal dari aktivitas di permukaan bumi, bukan dari fenomena alam di atmosfer.

“Kemungkinan berasal dari aktivitas industri, reaksi kimia limbah, atau sumber lain yang menghasilkan busa atau material ringan yang terangkat oleh angin,” jelasnya kepada Pasundan Ekspres.

BMKG merekomendasikan agar pemeriksaan lanjutan dilakukan oleh instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) atau BPBD Subang untuk memastikan sumber dan kandungan material gumpalan tersebut.(fsh/ded)

Berita Terbaru

Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini2 jam lalu
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle2 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle2 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga3 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional4 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional4 jam lalu
Krisis Air Bersih Subang Selatan, Pemkab Siapkan Jaringan Pipa 5 Kilometer

Krisis Air Bersih Subang Selatan, Pemkab Siapkan Jaringan Pipa 5 Kilometer

Subang4 jam lalu
KPK Usulkan Harta Pejabat yang Tidak Dilaporkan dalam LHKPN Dirampas Negara

KPK Usulkan Harta Pejabat yang Tidak Dilaporkan dalam LHKPN Dirampas Negara

Nasional4 jam lalu
Viral! Kopdes di Rantauprapat Terendam Banjir, Pemilihan Lokasi Ikut Dipersoalkan

Viral! Kopdes di Rantauprapat Terendam Banjir, Pemilihan Lokasi Ikut Dipersoalkan

Nasional5 jam lalu
Fenomena gumpalan berwarna hitam di Subang, BMKG : Busa Hitam Berasal dari Aktivitas Permukaan Bumi | Pasundan Ekspres