Hampir Sebulan Krisis Air Bersih, Siswa SMP Negeri 1 Ciater Minta Bantuan Bupati Subang

SUBANG- Krisis air bersih yang dialami SMP Negeri 1 Ciater selama lebih dari satu bulan mulai mengganggu aktivitas belajar dan kegiatan kebersihan di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut membuat siswa-siswi SMPN 1 Ciater menyampaikan permohonan bantuan pasokan air bersih kepada Bupati Subang Reynaldy.
Melalui pesan yang disampaikan kepada pemerintah daerah, para siswa berharap persoalan tersebut segera mendapatkan perhatian. Mereka mengungkapkan, keterbatasan air bersih tidak hanya berdampak pada kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membuat kegiatan belajar dan menjaga kebersihan sekolah menjadi terganggu.
“Lewat pesan ini kami ingin menyampaikan bahwa hampir satu bulan lebih sekolah kami mengalami krisis air bersih. Kondisi ini membuat kegiatan belajar dan kebersihan sekolah kami sangat terganggu,” demikian isi pesan yang disampaikan siswa.
Para siswa kemudian meminta Pemerintah Kabupaten Subang untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih di sekolah. Mereka berharap adanya pasokan air bersih yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan siswa maupun aktivitas sekolah.
“Melalui pesan ini kami memohon kepada Bapak Bupati agar menyalurkan bantuan pasokan air bersih ke SMPN 1 Ciater,” ungkap mereka.
Sebelumnya, pihak siswa bersama lingkungan sekolah telah berupaya mencari solusi secara mandiri. Salah satunya dengan membawa air bersih dari rumah masing-masing untuk digunakan selama berada di sekolah.
Namun, upaya tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan air bersih secara keseluruhan. Jumlah air yang dibawa dari rumah terbatas, sementara kebutuhan di sekolah terus berlangsung setiap hari.
“Kami sudah melakukan upaya kegiatan membawa air bersih dari rumah. Namun kegiatan tersebut belum bisa mencukupi kegiatan sehari-hari kami di sekolah,” lanjut para siswa.
Kondisi ini menjadi perhatian karena ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar dalam menunjang aktivitas sekolah, terutama untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan peserta didik selama mengikuti kegiatan belajar.
Para siswa berharap pemerintah daerah dapat segera turun tangan dengan memberikan bantuan pasokan air bersih selama kondisi krisis masih berlangsung. Mereka juga berharap persoalan tersebut tidak berlarut-larut sehingga aktivitas pendidikan di SMPN 1 Ciater dapat kembali berjalan dengan nyaman.(hdi)
