Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

IMM Subang Kritik Pernyataan Bupati Soal 300 Vila Liar

H
Hadi MartadinataEditor: Asep
|06:40 WIB
Bagikan:
IMM Subang Kritik Pernyataan Bupati Soal 300 Vila Liar
Ketua PC IMM Subang Iqbal Maulana

SUBANG-Pernyataan Bupati Subang terkait keberadaan "300 vila liar" di wilayah Subang Selatan menuai sorotan dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kabupaten Subang.

PC IMM menilai pernyataan tersebut hanya menampilkan sebagian kecil dari persoalan besar yang selama ini dibiarkan tanpa penyelesaian serius.

Ketua PC IMM Kabupaten Subang, Iqbal Maulana menegaskan, pihaknya tidak ingin isu ini sekadar menjadi headline sesaat atau alat pencitraan politik.

Ia menuntut pemerintah daerah untuk membuktikan klaim tersebut dengan tindakan nyata dan penegakan hukum tanpa pandang bulu.

"Kalau benar ada ratusan vila ilegal, maka tindak semua pelanggarnya, dari yang kecil sampai yang besar, tanpa pilih kasih," ujar Iqbal saat di temui Pasundan Ekspres, Selasa (12/8/2025). 

Menurut IMM Subang, pola penegakan hukum selama ini terlihat timpang tindih. Pedagang kecil yang berjualan di bahu jalan dibongkar tanpa kompromi, petani yang membangun gubuk sederhana di lahan garapan digusur, sementara bangunan komersial besar yang jelas melanggar prosedur kerap luput dari tindakan tegas.

Iqbal menyebut, persoalan vila ilegal bukan hanya sebatas pelanggaran izin bangunan, tetapi juga terkait kerusakan lingkungan, ancaman bencana akibat alih fungsi lahan, serta kebocoran pendapatan daerah dari pajak dan retribusi.

"Kalau pemerintah punya nyali, buka daftar nama pemilik vila ilegal itu ke publik. Jelaskan status tanahnya, proses hukumnya, dan mengapa sampai sekarang belum dibongkar. Publik berhak tahu siapa saja yang kebal aturan," tegasnya.

IMM Subang menilai pembiaran seperti ini mencerminkan ketidakadilan struktural, di mana hukum tajam ke bawah namun tumpul ke atas. Iqbal memastikan pihaknya tidak akan berhenti pada kritik lisan semata.

"IMM Subang akan turun ke lapangan, mengumpulkan data, mendokumentasikan fakta, dan jika perlu membawa persoalan ini ke ranah hukum. Ini bukan sekadar soal vila, ini soal martabat hukum di Kabupaten Subang," ujarnya.

Di akhir pernyataannya, IMM Subang mengajak masyarakat, aktivis, akademisi, dan media massa untuk bersama-sama mengawal kasus ini agar tidak hilang ditelan isu lain.

"Ketika hukum bisa dibeli, keadilan mati. Dan ketika rakyat diam, kekuasaan akan semakin sewenang-wenang," pungkas Iqbal.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline5 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat6 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta6 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle7 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang7 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta7 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta7 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang7 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang7 jam lalu