Jamnas 2026 Jadi Ruang Uji Kemandirian Pelajar Subang di Tengah Tantangan Era Digital

PASUNDANEKSPRES.ID - Keikutsertaan kontingen Kabupaten Subang dalam Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII Tahun 2026 tidak hanya dimaknai sebagai ajang pertemuan pramuka tingkat nasional. Lebih dari itu, kegiatan lima tahunan tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk mengasah kemandirian, keterampilan, dan kemampuan beradaptasi di tengah tantangan zaman.
Sebanyak 32 pelajar SMP dari 18 kwartir ranting (kwarran) di Kabupaten Subang terpilih menjadi wakil daerah dalam Jamnas yang berlangsung di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-21 Agustus 2026. Mereka didampingi delapan pembina setelah melalui proses seleksi yang cukup panjang.
Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi yang juga menjabat Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Subang menilai, Jamnas merupakan pengalaman penting bagi para pelajar karena menjadi tempat bertemunya peserta dari berbagai daerah dengan latar belakang budaya, bahasa, dan karakter yang berbeda.
"Ini sebagai proses awal yang luar biasa bagi anak-anak kita untuk mengenal perbedaan dan budaya. Di Jambore Nasional mereka akan bergabung dengan daerah lain, bahkan negara-negara lain dengan perbedaan bangsa, suku, bahasa dan budaya," ujar Agus Masykur saat melepas kontingen di Gedung Puri Kitri Pramuka Kwarcab Subang, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, kemampuan beradaptasi, bekerja sama, dan menghargai perbedaan menjadi bekal penting bagi generasi muda di masa depan. Karena itu, pengalaman selama mengikuti Jamnas harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Tema Jamnas XII Tahun 2026
Tema Jamnas XII tahun 2026, yakni "Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan", juga menunjukkan bahwa Gerakan Pramuka tidak hanya berfokus pada kegiatan perkemahan semata, tetapi diarahkan untuk membentuk generasi yang kreatif dan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan bangsa.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Subang, H. Tatang Komara mengatakan, Kabupaten Subang tidak pernah absen mengikuti Jambore Nasional. Bahkan, Subang juga rutin mengirimkan delegasi dalam kegiatan kepramukaan tingkat Jawa Barat maupun jambore dunia.
"Jambore Nasional merupakan kegiatan lima tahunan dan Subang tidak pernah absen mengikuti. Bahkan tingkat Jawa Barat dan jambore dunia pun Subang mengirimkan delegasinya," kata Tatang kepada Pasundan Ekspres.
Ia menilai, kegiatan kepramukaan masih relevan di tengah perkembangan teknologi dan era digital saat ini. Sebab, Pramuka mengajarkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, gotong royong, hingga kepedulian terhadap sesama.
Di tengah maraknya penggunaan gawai dan berkurangnya interaksi sosial secara langsung, kegiatan seperti Jamnas dinilai menjadi ruang bagi pelajar untuk belajar hidup mandiri, menyelesaikan persoalan bersama, serta membangun jejaring pertemanan yang lebih luas.(hdi/sep)
