Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jangan jadi Beban APBD, KPKH Soroti Setoran PAD BUMD Subang Satu Semester

D
Dadan RamdanEditor: Asep
|19:20 WIB
Bagikan:
Jangan jadi Beban APBD, KPKH Soroti Setoran PAD BUMD Subang Satu Semester
Pram Qodarian Koordinator KPKH

PASUNDANEKSPRES.ID - Komunutis Penikmat Kopi Hitam (KPKH) kembali menyoroti soal kinerja pemerintah daerah, dalam hal ini soal pendapatan asli daerah (PAD) yang berasal dari Badan Usaha Daerah (BUMD) di Kabupaten Subang. Mengapa perlu disorot karena BUMD Subang menggunakan penyertaan modal dari APBD. Hal tersebut disampaikan Kordinator KPKH Pram Qodarian, kepada Pasundan Ekspres, Senin (6/7/2026).

Menurut Pram saat ini sudah memasuki semester II, tentunya sudah didapati hasil kinerja usaha BUMD Subang selama kurun satu semester I yaitu periode Januari-Juni 2026. 

"KPKH mempertanyakan transparansi setoran PAD/ Pendapatan Asli Daerah` dari seluruh BUMD kepada Kas Daerah. Publik berhak tahu `BUMD untung atau rugi," kata Pram sapaan akrabnya.

Diapun menyampaikan sebuah analisa, di pertengan tahun bulan Juli ini. Sudah berjalan 50 persen, oleh karenanya patut dipertanyakan BUMD sudah masuk laporan ke Kas Daerah. 

"Juli itu sudah tengah tahun. APBD 2026 harusnya sudah 50 persen jalan, BUMD kita sudah nyumbang berapa ke kas daerah?," tegasnya kepada Pasundan Ekspres.

BUMD Subang Jangan Sampai Terus Meminta Suntikan Modal

Dia menambahkan, keberadaan BUMD Subang jangan sampai terus meminta suntikan modal dari APBD. "Kinerjanya dipertanyakan, seperti saat setor dividen tidak transparan, silent. Itu namanya beban, bukan aset daerah," lanjutnya.

Dengan itu, kata dia, ada tiga pertanyaan terbuka kepada Pemkab Subang dan Bapenda.
Pertama, berapa total setoran PAD dari BUMD, secar rinci setiap BUMD  per 30 Juni 2026. Mulai dari PT Bank Subang, PDAM Tirta Rangga, PT Subang Sejahtera, PT Subang Energi Abadi hingga target dan realisasinya.

Kedua, BUMD mana dari hasil laporan kinerjanya yang dianggap nunggak (belum setor) atau  merugi, dan sebutkan BUMD yang minta penyertaan modal di APBD 2026. "Jangan ditutup-tutupi," ucapnya.

Ketiga, yaitu terkait transparansi Laporan Keuangan BUMD. "Kapan Laporan Keuangan BUMD Audited 2025 dipublikasikan?. Rakyat mau tahu direksi dapat gaji berapa, bonus berapa," ungkapnya.

KPKH juga menyampaikan dampak jika BUMD tidak transparan soal PAD dan setoran ke Kas Daerah. Maka bisa dikatakan APBD 2026 terganggu. 

"PAD dari BUMD itu untuk bangun jalan, sekolah, puskesmas. Kalau BUMD nggak nyetor, program rakyat yang dikorbankan. Kondisi itu, akan membuat kerawanan dan berpotensi  korupsi. BUMD yang tidak sesuai target setor tapi terus dapat PMD adalah ladang bancakan. Uang rakyat muter di situ-situ aja," tuturnya.

Untuk itu KPKH Kepada memohon kepada  Bupati & Sekda Kabupaten Subang
merilis daftar setoran PAD BUMD Semester 1 2026 ke publik dalam 7 hari secara terbuka. 

"Kita buka bukaan, saja untuk memacu mereka yang duduk di BUMD, supaya ada persaingan yang sehat. BUMD mana yang lebih unggul dan BUMD mana yang mandek," tandasnya.

Selanjutnya, kata dia, DPRD Subang Komisi II & III, untuk segera menggelar RPD terkait kinerja  dan hasil usaha BUMD. Hal ini agar ada kejelasan dan transparansi, baik secara kinerja juga hasil usaha selama satu semester ini. 

"BUMD harus jadi lokomotif ekonomi. Di Subang jangan sampai lokomotifnya malah minta disubsidi terus, buka datanya Pak," pungkasnya.(dan/sep)

Berita Terbaru

Pembangunan Mal di Subang Bukan Cuma Soal Belanja, Ini Dampaknya bagi UMKM

Pembangunan Mal di Subang Bukan Cuma Soal Belanja, Ini Dampaknya bagi UMKM

Subang46 menit lalu
Kawasan Industri Suryacipta Subang Makin Berkembang, Peluang Usaha Ini Bisa Ikut Tumbuh

Kawasan Industri Suryacipta Subang Makin Berkembang, Peluang Usaha Ini Bisa Ikut Tumbuh

Lifestyle1 jam lalu
Jadwal dan Tempat Nonton Java United FC vs Persib Bandung, Pekan Kesembilan BRI Super League 2026/2027

Jadwal dan Tempat Nonton Java United FC vs Persib Bandung, Pekan Kesembilan BRI Super League 2026/2027

Olahraga4 jam lalu
Cara Cairkan BPJS Ketenagakerjaan 2026, Simak Syarat dan Langkah-Langkahnya

Cara Cairkan BPJS Ketenagakerjaan 2026, Simak Syarat dan Langkah-Langkahnya

Nasional5 jam lalu
Cetak Sejarah, Futsal Putri Kabupaten Subang Tembus Empat Besar Porprov XV Jabar

Cetak Sejarah, Futsal Putri Kabupaten Subang Tembus Empat Besar Porprov XV Jabar

Headline6 jam lalu
PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

PJR Cipularang Ajak Santri di Purwakarta Tertib Lalu Lintas

Purwakarta6 jam lalu
Hendak Tawuran di Pagaden, Tiga Remaja Diamankan Polisi dengan Dua Senjata Tajam

Hendak Tawuran di Pagaden, Tiga Remaja Diamankan Polisi dengan Dua Senjata Tajam

Headline6 jam lalu
Jam Buka Lembur Pakuan Subang, Wisata Desa Budaya Sunda yang Gratis dan Instagramable

Jam Buka Lembur Pakuan Subang, Wisata Desa Budaya Sunda yang Gratis dan Instagramable

Lifestyle6 jam lalu
Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

Cara Aktifkan ATM BNI yang Mati Lewat Online, Cukup Pakai Aplikasi wondr Tanpa ke Bank

Lifestyle6 jam lalu
Loker Subang Terbaru November 2026, Ada Buat Lulusan SMA/SMK

Loker Subang Terbaru November 2026, Ada Buat Lulusan SMA/SMK

Jawa Barat8 jam lalu