Jepang Arus Mudik Lebaran, Dishub Subang Siagakan 85 Personel

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjelang arus mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Subang menyiagakan puluhan personel untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat serta memastikan kelancaran lalu lintas di sejumlah jalur strategis.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, Indri Tandia, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan 85 personel yang akan diterjunkan ke lapangan selama periode pengamanan Lebaran.
Personel tersebut terdiri atas petugas lalu lintas, petugas Area Traffic Control System (ATCS), petugas Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), serta petugas Penerangan Jalan Umum (PJU).
“Personel yang disiagakan sejumlah 85 orang, terdiri atas anggota lalin, ATCS, APILL, dan petugas PJU yang akan ditempatkan di sejumlah titik pengamanan,” terangnya saat diwawancarai Pasundan Ekspres, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, Dishub Subang bersama instansi terkait juga menyiapkan pos terpadu dan pos pengamanan di sejumlah jalur utama yang diprediksi mengalami peningkatan arus kendaraan.
“Untuk jalur Pantura, pos pengamanan ditempatkan di beberapa titik, di antaranya Sukamandi, Panorama, dan Pusakanagara,” jelas Indri kepada Pasundan Ekspres.
Sementara itu, di jalur tengah, pos terpadu berada di Cilameri, dengan pos pengamanan tambahan di sejumlah titik strategis, seperti Gerbang Tol (GT) Cijati, Pertigaan Pagaden/Plaza, Wesel, Wisma Karya, Pertigaan Cijati, Pondok Dewi, hingga Rest Area KM 102A.
“Adapun untuk jalur selatan, pengamanan difokuskan di Simpang Tiga Tokma, Jalur Lingkar, kawasan wisata Castello, serta Ciater yang diperkirakan akan dipadati kendaraan wisatawan selama libur Lebaran,” tambahnya.
Dishub Subang mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama selama perjalanan mudik maupun berwisata.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang. Selain itu, jangan menggunakan kendaraan barang untuk mengangkut orang menuju lokasi wisata karena sangat berbahaya,” tegas Indri.
Menurut Indri, kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas menjadi kunci utama dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman selama momentum libur Idul Fitri.
“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan serta menjaga keselamatan selama berkendara,” pungkasnya. (cdp/ded)
