Kadisdikbud Tinjau Langsung Sekolah Terdampak Banjir di Subang Utara

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang bersama jajaran melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sekolah yang terdampak banjir di wilayah Subang utara, tepatnya di Kecamatan Ciasem dan Blanakan, Senin sore (26/01/2026).
Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Subang terhadap dunia pendidikan yang terdampak bencana banjir, khususnya terhadap kelangsungan proses belajar mengajar di sekolah-sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Disdikbud Subang Heri Sopandi, S.Sos., M.M.Pd., meninjau langsung kondisi ruang kelas, halaman sekolah, serta sarana dan prasarana pendidikan yang terendam genangan air akibat banjir.
Berdasarkan hasil peninjauan, sejumlah sekolah mengalami kerusakan pada fasilitas pendidikan, terutama lantai ruang kelas, perabot sekolah seperti meja dan kursi, serta buku pelajaran dan alat pendukung pembelajaran lainnya.
Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas pembelajaran, sehingga pendidik dan tenaga kependidikan di masing-masing sekolah terpaksa menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar hingga air mulai surut.
Setelah genangan air berangsur surut, para guru dan tenaga kependidikan mulai melakukan pembersihan ruang kelas dan lingkungan sekolah secara gotong royong agar sekolah dapat kembali digunakan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disdikbud juga berdialog langsung dengan kepala sekolah dan para guru untuk mendengarkan laporan kondisi di lapangan, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan mendesak yang diperlukan untuk pemulihan fasilitas pendidikan.
“Kami ingin memastikan bahwa proses pembelajaran tetap berjalan, meskipun dalam kondisi terbatas. Keselamatan dan kenyamanan peserta didik tetap menjadi prioritas utama,” ujar Heri Sopandi di sela-sela peninjauan.
Ia juga menginstruksikan jajaran terkait untuk meningkatkan koordinasi, khususnya dengan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana terkait perbaikan fasilitas sekolah yang rusak, serta Kepala Seksi Kurikulum untuk penyesuaian proses pembelajaran selama masa darurat banjir.
Selain itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang menyiapkan langkah-langkah darurat, termasuk kemungkinan relokasi sementara kegiatan belajar mengajar, guna meminimalisir dampak banjir terhadap kualitas pendidikan di wilayah terdampak.
Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan kondisi sekolah di Kecamatan Ciasem dan Blanakan, serta memberikan dukungan maksimal agar aktivitas pendidikan dapat kembali normal secepatnya.(znl)
