KDM di Polres Subang Ajak Warga Terlibat Jaga Keamanan Lingkungan

SUBANG - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) yang hadir dalam kegiatan konferensi pers di Mapolres Subang, Senin (10/8/2026). KDM di Polres Subang turut menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
Menurut pria yang disapa KDM ini, persoalan keamanan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada TNI dan Polri. Masyarakat, termasuk perangkat pemerintahan di tingkat paling bawah seperti ketua RT, RW, kepala desa dan kepala kelurahan, harus ikut mengambil peran dalam mencegah terjadinya tindak kriminal.
“Keamanan itu bukan hanya tugas TNI Polri. Keamanan itu tugas bersama,” ujar Dedi.
Ia menilai sikap apatis dan ketidakpedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan dapat menjadi salah satu celah yang dimanfaatkan pelaku kejahatan.
Selain persoalan begal, KDM juga menyoroti masih adanya dugaan peredaran obat-obatan terlarang di sejumlah lingkungan masyarakat.
Karena itu, ia meminta para ketua RT, RW, kepala desa hingga kepala kelurahan menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran obat-obatan terlarang.
“RT, RW, kepala desa, kepala kelurahan harus menjadi pelopor gerakan. Jadi harus dinyatakan daerahnya bersih dari peredaran obat-obatan,” ungkapnya.
KDM juga mendorong masyarakat agar tidak takut menyampaikan laporan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Namun, langkah tersebut tetap harus dilakukan dengan berkoordinasi bersama aparat penegak hukum.
Ia mencontohkan keberanian kelompok ibu-ibu di sejumlah daerah yang berani bergerak bersama ketika menemukan aktivitas yang dinilai meresahkan masyarakat.
Menurut KDM, keberanian untuk peduli dan membangun kepedulian bersama merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mencegah tindak kriminal sejak dini.
“Kalau masyarakat peduli, lingkungan akan lebih sulit dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan,” pungkasnya. (cdp)
