Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemarau Panjang Minim Pasokan Air, Petani Tanam Padi di Area Terbatas

D
Dadan RamdanEditor: Asep
|19:09 WIB
Bagikan:
Kemarau Panjang Minim Pasokan Air, Petani Tanam Padi di Area Terbatas
Sejumlah area sawah di Kecamatan Pagaden Barat tanam padi dengan area terbatas, yang berdekatan dengan saluran irigasi utama.(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pertanian melalui Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Pagaden Barat, mengimbau para petani di wilayahnya untuk bersikap bijak dan realistis dalam menyiasati musim kemarau tahun ini. Hal tersebut disampaikan H. Rahmat Kepala UPTD Pertanian Pagaden Barat, Rabu (23/9/2026).

Langkah ini menanggapi adanya imbauan dari pihak Perum Jasa Tirta (PJT) terkait pembatasan aktivitas tanam padi guna mengantisipasi keterbatasan pasokan air, yang saat ini sedang minim. Di mana kondisi air sedikit karena masih musim kemarau.

H. Rahmat menjelaskan bahwa meski ada pembatasan dari PJT, beberapa wilayah di Pagaden Barat yang memiliki akses dekat dengan saluran irigasi utama terpantau masih memungkinkan untuk melakukan tanam padi. Lokasi-lokasi tersebut dinilai memiliki pasokan air yang cukup untuk mendukung proses tumbuh kembang tanaman hingga masa panen nanti.

Berdasarkan data pemetaan UPTD Pertanian Pagaden Barat, wilayah yang saat ini masih melaksanakan budidaya tanaman padi dengan luasan terbatas meliputi: wilayah Cidahu dan Balingbing sekitar 20 hektar, wilayah Munjul dan Bendungan sekitar 20 hektar, dan wilayah Sumurgintung sekitar 5 hektar.

"Untuk wilayah yang dekat dengan saluran dan ketersediaan airnya memungkinkan, petani tetap melaksanakan budidaya tanam padi secara terbatas. Luasan lahan yang digarap disesuaikan dengan volume air yang ada," ujar H. Rahmat kepada Pasundan Ekspres.

Kondisi Musim Kemarau yang Menantang

Di sisi lain, dia juga memberikan peringatan keras kepada para petani yang memiliki lahan jauh dari jangkauan saluran irigasi, agar tidak tanam padi ketiga. Mengingat kondisi musim kemarau yang menantang, petani diminta untuk tidak memaksakan diri menanam padi pada periode ini. 

"Kami menghimbau dengan sangat kepada para petani yang lahannya jauh dari saluran air agar jangan memaksakan diri menanam padi di musim kemarau ini. Jika dipaksakan, risiko gagal panen sangat tinggi karena kebutuhan air tanaman dipastikan tidak akan tercukupi," kata H. Rahmat.(dan/sep)

Berita Terbaru

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Headline36 menit lalu
Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Lifestyle1 jam lalu
DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

Subang2 jam lalu
Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Subang3 jam lalu
Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Lifestyle3 jam lalu
Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Olahraga4 jam lalu
Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Subang5 jam lalu
BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

Nasional5 jam lalu
Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional5 jam lalu