Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemarau panjang, Warga Sukahurip di Subang Alami Krisis Air Bersih

H
Hadi MartadinataEditor: Asep
|19:40 WIB
Bagikan:
Kemarau panjang, Warga Sukahurip di Subang Alami Krisis Air Bersih
Babinsa Koramil 0503/Kalijati Serma Roip Wiharja saat membantu petani yang mendapat bantuan pompa irigasi, untuk mengairi sawah di musim kemarau, Senin (3/8/2026).(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kemarau panjang, berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Subang. Salah satunya dirasakan warga Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, yang sudah mulai mengalami krisis air bersih. 

"Kami sangat kesulitan air bersih beberapa bulan terakhir, karena sumur warga banyak yang kering," ujar warga Desa Sukahurip Nedi kepada Pasundan Ekspres, Senin (3/8/2026).

Warga Terdampak Tidak Lagi Mengalami Krisis Air Bersih

Di tengah kondisi tersebut, Kodim 0605/Subang hadir menyalurkan bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto, melalui Program Manunggal Air dari Markas Besar TNI Angkatan Darat. Kodim 0605/Subang berhasil mengebor satu unit sumur bor di Desa Sukahurip, sehingga warga terdampak tidak lagi mengalami krisis air bersih. 

"Atas nama warga kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan TNI AD khususnya Kodim 0605/Subang yang telah membantu," katanya.

Sebelumnya, warga terpaksa mengambil air dari aliran Sungai Cileuleuy, yang jaraknya cukup jauh dari pemukiman. Mereka juga harus menunggu bantuan air bersih dari pemerintah desa, maupun pemerintah kabupaten. 

"Sekarang kami tidak perlu lagi jalan jauh ke sungai. Air sudah tersedia di dekat rumah," ungkap Nedi.

Selain di Cijambe, Kodim 0605/Subang juga menyalurkan bantuan pompa air irigasi, kepada petani di Desa Situsari Kecamatan Dawuan. Bantuan yang disalurkan berupa 4 unit pompa air, untuk membantu pengairan sawah saat kemarau. 

"Dengan adanya pompa ini, sawah kami bisa tetap terairi, meskipun musim kemarau," ujar petani di Desa Situsari.

Babinsa Desa Situsari Koramil 0503/Kalijati Serma Roypi Harja mengatakan, satu unit pompa air mampu mengairi lahan seluas 4 hingga 5 hektare. Dengan begitu, produksi padi di wilayah binaannya, tidak terganggu meskipun tidak tercover jaringan irigasi. 

"Kami pastikan bantuan ini tepat sasaran, agar ketahanan pangan di Dawuan tetap terjaga," tegas Serma Roip Wiharja.(hdi/sep) 

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline3 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat4 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta4 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle5 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang5 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta5 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta5 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang5 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang5 jam lalu