Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemenag Kabupaten Subang Catat 8.248 Pernikahan, Kamu Kapan Nikah?

Z
Zaenal AbidinEditor: Dede
|08:58 WIB
Bagikan:
Kemenag Kabupaten Subang Catat 8.248 Pernikahan, Kamu Kapan Nikah?
PROGRAM: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang terus berupaya mendorong peningkatan angka pernikahan melalui berbagai program pembinaan calon pengantin. Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Subang mencatat adanya penurunan jumlah peristiwa nikah pada Oktober 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Kemenag Subang, pada Oktober 2025 tercatat 1.163 peristiwa nikah, sedangkan pada Oktober 2024 jumlahnya mencapai 1.204 peristiwa, atau turun sebanyak 41 peristiwa nikah.

Secara kumulatif, dari Januari hingga Oktober 2025 total peristiwa nikah mencapai 8.248 pasangan. Angka ini sedikit menurun dibanding periode yang sama pada 2024 yang mencatat 8.309 peristiwa, atau berkurang 61 peristiwa nikah.

Jika dipersentasekan, jumlah peristiwa nikah tahun 2025 baru mencapai 98,95 persen dari capaian tahun sebelumnya. Sementara itu, dari target 10.000 pernikahan pada tahun 2025, capaian hingga Oktober baru sekitar 82,48 persen.

Staf Bimas Islam Kemenag Subang, Adeng Permana, mengungkapkan pihaknya terus berupaya mengejar target melalui berbagai langkah strategis.

“Memang ada sedikit penurunan dari tahun sebelumnya, tapi kami optimistis bisa mengejar target. Saat ini baru sekitar 87 persen, masih ada waktu beberapa bulan ke depan untuk memaksimalkan capaian,” ujarnya.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni meningkatkan bimbingan bagi calon pengantin dan remaja usia nikah. Program ini bertujuan menyiapkan pasangan secara administrasi, mental, dan spiritual dalam membangun rumah tangga.

Selain itu, Bimas Islam Kemenag Subang juga memperkuat program pemberdayaan ekonomi umat, karena faktor ekonomi sering menjadi pertimbangan penting sebelum menikah.

Kemenag Subang turut menjalin kerja sama dengan BKKBN dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi serta kesiapan fisik bagi calon pengantin.

“Kerja sama dengan BKKBN dan Dinkes sangat penting, terutama dalam memberikan edukasi kesehatan reproduksi. Dengan begitu, pernikahan tidak hanya sah secara agama dan hukum, tapi juga sehat secara fisik dan mental,” tambahnya.

Melalui langkah-langkah tersebut, Kemenag Subang berharap angka pernikahan dapat meningkat menjelang akhir tahun. Meski sempat mengalami penurunan, pihaknya tetap optimistis target 10.000 peristiwa nikah dapat tercapai sesuai harapan.(znl/ded)

Berita Terbaru

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle15 menit lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional1 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional3 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional4 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional4 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat4 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu