Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

PASUNDANEKSPRES.ID - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Subang terus memperkuat wawasan kebangsaan dan karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kabupaten Subang, Sri Lei Nurlaela Kartika, mengatakan penguatan wawasan kebangsaan dilakukan melalui pendekatan yang terstruktur dengan menggabungkan edukasi langsung, pembinaan karakter, serta sinergi antar lembaga.
Menurutnya, berbagai program tersebut dirancang untuk menjangkau generasi muda secara langsung, khususnya kalangan pelajar dan pemuda. Hal ini dinilai penting untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
"Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui program edukasi go to school, pembentukan karakter Paskibraka, serta pencegahan radikalisme dan berbagai bahaya sosial yang berpotensi memengaruhi generasi muda," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres, kemarin.
Kesbangpol Mendorong Sinergi Bersama Ormas
Selain itu, Kesbangpol juga mendorong sinergi bersama organisasi kemasyarakatan (ormas) dan komunitas kepemudaan. Gerakan pembagian bendera Merah Putih turut menjadi salah satu sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, penguatan literasi digital dan pengawasan terhadap informasi juga menjadi bagian penting dalam menghadapi perkembangan era digital. Edukasi wawasan kebangsaan dilakukan melalui dialog yang moderat agar generasi muda mampu memahami berbagai perbedaan secara bijak.
Upaya lainnya dilakukan dengan memperkuat forum kepemudaan dan pembauran masyarakat, di antaranya melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Forum tersebut diharapkan dapat menjadi ruang untuk membangun komunikasi serta memperkuat persatuan di tengah keberagaman.
Penanaman karakter kebangsaan juga dilakukan melalui pelibatan Duta Kebangsaan dan Duta Pancasila. Kehadiran para duta tersebut diharapkan mampu menjadi contoh sekaligus agen yang menyebarkan nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan kepada lingkungan sekitarnya.
Sri Lei menegaskan, sinergi antara Kesbangpol Kabupaten Subang dengan sekolah, ormas, tokoh agama, serta komunitas pemuda merupakan kunci utama dalam memperkuat wawasan kebangsaan. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena setiap elemen memiliki peran strategis yang saling melengkapi.
Di sisi lain, Kesbangpol Kabupaten Subang menghadapi tantangan besar di era digital, terutama perubahan pola konsumsi informasi generasi muda yang berlangsung sangat cepat, terdesentralisasi, dan melintasi batas wilayah.
"Maka karena itu, penguatan karakter dan literasi digital dinilai perlu terus dilakukan agar generasi muda mampu menyaring informasi serta tetap memiliki ketahanan ideologi dan wawasan kebangsaan," pungkasnya.(znl/sep)
