Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ketahanan Pangan di Subang, BUMDes Cidadap Tanam Terong Ungu, Bernilai Ekonomis Tinggi

E
EgiEditor: Egi
|19:53 WIB
Bagikan:
Ketahanan Pangan di Subang, BUMDes Cidadap Tanam Terong Ungu, Bernilai  Ekonomis Tinggi
Wakil Bupati Subang Kang Akur bersama Camat Pagaden Barat Bambang Edi P saat memetik terong di panen perdana program ketahanan pangan BUMDes Cidadap, Jum'at (20/6).(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Ada yang menarik dari kunjungan Saba Desa di Kecamatan Pagaden Barat, yaitu saat Wakil Bupati Subang bersama rombongan mengunjungi Kebun Terong Ungu BUMDes Cidadap, Jum'at (20/6).

Di sana Wabup Agus Masykur Rosyadi atau Kang Akur didampingi Camat Pagaden Barat Bambang Edi Purwanto juga Kades Cidadap memanen terong ungu. 

Di area kebun terong ungu jenis M 72, Kang Akur sempat berbincang dengan pengelola dan petani Teromg Ungu. Di mana jenis terong memiliki keunggulan tersendiri, kuat terhadap serangan hama dan bernilai ekonomi tinggi, sehingga pendapatan petani bisa mencapai puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.

Kepala Desa Cidadap Taswan Sucipto mengatakan, kebun Terong Ungu ini adalah program ketahanan pangan yang dikelola oleh BUMDes.

Mengapa dia memilih tanam terong, karena di tahun yang lalu saat uji coba di lahan milik H. Deden, hasilnya cukup memuaskan. Bahkan saat itu untungnya hingga Rp 400 jutaan di lahan seluas 2 hektar.

Kemudian Pemdes Cidadap tahun ini, melalui BUMDes nya mencoba menanam terong ungu ini di lahan sawah seluas 200 bata. 

Lahan seluas itu tidak begitu memakan biaya produksi yang tinggi hanya cukup Rp 20 jutaan saja, dan diprediksi hasil panennya mencapai Rp 50 jutaan lebih, apalagi bila harganya sedang bagus, mungkin lebih dari itu. "Jadi terong ungu ini, bisa panennya berkali kali, kalau sekarang harganya sekitar Rp 3000/kg," kata Taswan (Awong) Kades Cidadap.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur (Kang Akur), usai panen perdana terong ungu di BUMDes Cidadap menyampaikan, sangat mendukung dan mengapresiasi program ketahanan pangan di BUMDes Cidadap ini.

Karena sekali tanam dan penen, kemudian pemeliharaan dan bisa panen berkali kali.

"Ya ini kan bisa buat bahan makan gizi gratis juga, dan punya nilai ekonomis yang tinggi. Pokoknya kita mendukung dan apresiatif," pungkasnya.(dan/sep)

Berita Terbaru

Cakades Petahana Desa Rangdu Serahkan Aset Kendaraan Dinas

Cakades Petahana Desa Rangdu Serahkan Aset Kendaraan Dinas

Subang3 jam lalu
Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang3 jam lalu
Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Purwakarta3 jam lalu
Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Lifestyle6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Nasional7 jam lalu
Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Lifestyle7 jam lalu
Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Lifestyle7 jam lalu
Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Nasional7 jam lalu
Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Olahraga8 jam lalu
Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Nasional8 jam lalu