Kisah Aki Hadi Tresna tentang Subang Tahun 1950-an: “Negara di Dalam Negara”

PASUNDANEKSPRES.ID - Seorang sesepuh yang akrab disapa Aki Hadi Tresna membagikan kisah masa kecilnya di Subang pada era 1950-an. Cerita tersebut mencuat setelah banyak orang penasaran dengan pengalamannya tinggal di daerah itu.
Dalam pembuka ceritanya, Aki Hadi Tresna menyampaikan, “Banyak yang nanyain katanya gara-gara Aki cerita pernah di Subah.”
Ia kemudian menegaskan identitasnya sebagai putra daerah. “Namun ini orang Subang, lahir di Subang keluarga besar dari Sargo di Cisala tapi dinimati umur 8 tahun atau di luar negeri wae ngiringin sarang ramanah sebagai diplomat gitu.”
Menurutnya, meski sempat tinggal di luar negeri, kenangan masa kecil di Subang tetap membekas kuat. Ia bahkan mengingat detail sekolahnya di masa itu.
“Aku waktu waktu ke Subang tahun 50 sekolah di SR Pasir Karimbi Cigadung… SR kapal sekolah Pak Kabul gitu,” ujarnya.
Aki Hadi Tresna menggambarkan Subang pada masa itu memiliki suasana yang berbeda. Ia menyebut adanya komunitas orang asing yang cukup dominan.
“Harita, jaman Harita terkenal di Subang tuh Nyata PNT Lans Orang Inggris dan orang Amerika.” tuturnya.
Kehadiran komunitas tersebut, menurutnya, membuat Subang terasa seperti wilayah tersendiri.
“Di Subang itu jadi, kok nama Negara kaya satu masyarakat tersendiri gitu,” tambahnya.
