Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kolaborasi BP4D Subang dan BRIN Olah Limbah Nanas

Z
Zaenal AbidinEditor: Dede SM
|21:00 WIB
Bagikan:
Kolaborasi BP4D Subang dan BRIN Olah Limbah Nanas
BP4D berkolaborasi dengan BRIN, PT Dahana, serta paguyuban UMKM untuk mendorong inovasi pengolahan limbah nanas.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah daerah melalui BP4D Subang berkolaborasi dengan BRIN, PT Dahana, serta paguyuban UMKM olahan nanas untuk mendorong inovasi pengolahan limbah nanas bernilai ekonomi.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan coaching clinic teknologi pengolahan limbah nanas yang digelar di Gedung Pusat Riset Teknologi Manufaktur Peralatan BRIN, Jalan KS Tubun, Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan limbah nanas yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Melalui sinergi lintas sektor, berbagai pihak berupaya menghadirkan solusi inovatif yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

Limbah Nanas Peluang Ekonomi

Diketahui, limbah nanas dari industri olahan di Kabupaten Subang mencapai sekitar 40 ton setiap bulan. Jumlah tersebut dinilai sebagai tantangan sekaligus peluang ekonomi jika dikelola secara tepat.

Melalui coaching clinic ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga praktik langsung terkait teknologi pengolahan limbah. Inovasi yang diperkenalkan mencakup pengolahan kulit nanas menjadi pupuk organik cair hingga sabun antibakteri yang memiliki nilai jual.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Daerah Subang, Eti Maryati, menyatakan kegiatan ini sangat relevan dengan pengembangan potensi daerah.

“Kegiatan ini sangat mendukung upaya pengembangan potensi unggulan daerah, khususnya komoditas nanas, agar memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program ini juga sejalan dengan langkah pemerintah daerah yang tengah mengajukan Indikasi Geografis Nanas Simadu Subang. Menurutnya, pengakuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk nanas di pasar.

Selain itu, hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi diarahkan untuk diterapkan langsung oleh pelaku UMKM dan masyarakat.

“Harapannya, hasil inovasi ini bisa langsung dimanfaatkan masyarakat, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan mendukung pembangunan berkelanjutan,” tukasnya.(znl/ded)

Berita Terbaru

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Masuki Tahap Ketiga Pilot Project PERINTIS 10 Hari Kini Tersedia di 131 Kantah

Nasional9 jam lalu
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah

Nasional9 jam lalu
BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

BAZNAS Subang Hadiri Rakornas 2026 di Jakarta, Dorong Mustahik Bertransformasi Menjadi Muzaki

Subang10 jam lalu
Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Ops Antik Lodaya 2026, Polres Subang Sita 111 Botol Miras di Ciater

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

128 Pemanah Siap Ramaikan Latgab Perpani

Subang10 jam lalu
Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Akta Kematian Jadi Dokumen Penting Administrasi Kependudukan

Subang10 jam lalu
Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Prediksi Saham IHSG 14 Oktober 2026: Masih Rawan Koreksi atau Berpeluang Rebound?

Lifestyle13 jam lalu
Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Gubernur Kaltim Malah ke Singapura Saat Karhutla Kalimantan? Simak Berita Updatenya di Sini!

Nasional14 jam lalu
Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Sinopsis Dead-End Job, Drama Misteri-Fantasi Tayang Akhir Oktober 2026

Lifestyle14 jam lalu
PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

PLN Perkuat Dukungan Program KDKMP melalui Kolaborasi Layanan Kelistrikan

Nasional14 jam lalu