Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kontroversi Mangrove di Kawasan Pondok Bali, Pemilik: Akan jadi Kolam Pancing

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|12:30 WIB
Bagikan:
Kontroversi Mangrove di Kawasan Pondok Bali, Pemilik: Akan jadi Kolam Pancing
Penebangan Pohon Mangrove di Kawasan Pondok Bali. PASUNDAN EKSPRES

PASUNDANEKPRES.ID — Riuh percakapan publik soal penebangan mangrove di kawasan Pondok Bali kini memasuki babak baru. Setelah video aktivitas alat berat beredar luas di media sosial, pemilik lahan, Endang, akhirnya angkat bicara. Ia mengonfirmasi bahwa pembukaan lahan tersebut dilakukan sebagai bagian dari rencana pembangunan area pemancingan.

Kontroversi Pohon Mangrove di Kawasan Pondok Bali

Pernyataan itu tak serta-merta meredakan polemik. Justru sebaliknya, publik semakin mempertanyakan arah pengelolaan kawasan pesisir yang selama ini dikenal sebagai benteng alami terhadap abrasi dan perubahan iklim. Di tengah meningkatnya kesadaran lingkungan, langkah penebangan mangrove dinilai banyak pihak sebagai keputusan yang tergesa dan berisiko tinggi.

Endang menyebut bahwa lahan tersebut merupakan milik pribadi dan pengembangan kawasan bertujuan mendongkrak potensi ekonomi lokal. “Ini untuk usaha pemancingan, supaya ada aktivitas ekonomi di sini,” ujarnya. Namun, pernyataan itu langsung berhadapan dengan gelombang kritik dari pegiat lingkungan dan warga sekitar yang menilai nilai ekologis mangrove jauh melampaui kepentingan ekonomi jangka pendek.

Mangrove bukan sekadar pepohonan di tepi laut. Ia adalah sistem penyangga kehidupan pesisir menahan abrasi, menjadi habitat biota laut, hingga berperan sebagai penyerap karbon alami. Ketika pohon-pohon itu tumbang, yang hilang bukan hanya lanskap hijau, tetapi juga perlindungan bagi garis pantai dan keberlanjutan ekosistem.

Sorotan tajam juga tertuju pada penggunaan alat berat dalam proses penebangan. Metode ini dinilai mempercepat kerusakan dan berpotensi merusak struktur tanah serta ekosistem sekitar secara masif. Sejumlah warga mengaku khawatir dampaknya akan terasa dalam jangka panjang, terutama saat musim pasang dan cuaca ekstrem.

“Kalau mangrove hilang, kami yang pertama kena dampaknya,” ujar salah seorang warga setempat. Kekhawatiran itu bukan tanpa dasar, mengingat banyak wilayah pesisir di Indonesia telah mengalami abrasi parah akibat berkurangnya vegetasi mangrove.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang terkait legalitas maupun kajian lingkungan dari proyek tersebut. Publik pun mendesak adanya investigasi menyeluruh, termasuk kemungkinan pelanggaran terhadap aturan perlindungan kawasan pesisir.

Kasus Pondok Bali kini menjadi cermin tarik-menarik antara kepentingan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Di satu sisi, pembangunan dianggap sebagai jalan menuju kesejahteraan. Namun di sisi lain, alam yang dikorbankan bisa menghadirkan risiko yang jauh lebih mahal di masa depan.

Masyarakat berharap pemerintah tidak tinggal diam. Transparansi, penegakan aturan, serta solusi berkelanjutan menjadi kunci agar konflik serupa tidak terus berulang. 

Berita Terbaru

Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Olahraga1 jam lalu
Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Nasional2 jam lalu
Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Nasional3 jam lalu
Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Subang4 jam lalu
Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Nasional5 jam lalu
Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Lifestyle6 jam lalu
Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Nasional16 jam lalu
Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Nasional16 jam lalu
Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres

Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres

Nasional16 jam lalu
Masyarakat Penerima Manfaat Reforma Agraria Meningkat 26 Persen

Masyarakat Penerima Manfaat Reforma Agraria Meningkat 26 Persen

Nasional16 jam lalu
Kontroversi Mangrove di Kawasan Pondok Bali, Pemilik: Akan jadi Kolam Pancing | Pasundan Ekspres