Kopi Subang Tembus Pasar Ekspor, Koperasi GLB Kirim 96 Ton ke Aljazair

PASUNDANEKSPRES.ID - Kopi Subang kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.
Sebanyak 96 ton kopi Indonesia resmi diekspor ke Aljazair oleh Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB) yang berlokasi di Kampung Leuwinutug, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Ekspor kopi Subang tersebut dilepas langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, dalam bentuk 5 kontainer kopi dengan total volume mencapai 96 ton.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa kopi lokal dari Subang mampu bersaing dan diterima di pasar global.
Dalam keterangannya, Ferry Juliantono menyampaikan apresiasi tinggi kepada para petani kopi yang tergabung dalam Koperasi Gunung Luhur Berkah.
Menurutnya, capaian ini bukan hanya membanggakan masyarakat Subang, tetapi juga menjadi kebanggaan nasional.
“Terima kasih kepada semua yang sudah secara langsung maupun tidak langsung menjadikan Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah ini bisa menjadi eksportir dan naik kelas mendunia. Bukan hanya Subang yang bangga, tapi ini menjadi kebanggaan nasional,” ujar Ferry, Minggu (18/1/2026).
Tak hanya ekspor ke Aljazair, koperasi ini juga mencatatkan kinerja ekspor yang impresif dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan data yang dihimpun, Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah telah mengekspor kopi Subang sebanyak 964,2 ton ke enam negara sepanjang periode 2024–2025.
Nilai transaksi dari ekspor tersebut mencapai lebih dari US$ 4,6 juta, atau setara dengan sekitar Rp 77,6 miliar. Angka ini menunjukkan potensi besar kopi Subang sebagai salah satu komoditas unggulan Indonesia di pasar internasional.
