Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KOPRI Universitas Subang Desak Pemerintah Hadir Lindungi Perempuan dan Anak

H
Hadi MartadinataEditor: Dede
|06:08 WIB
Bagikan:
KOPRI Universitas Subang Desak Pemerintah Hadir Lindungi Perempuan dan Anak
Ketua KOPRI Universitas Subang Anastasya Anggraeni

SUBANG–Duka mendalam menyelimuti Bandung Selatan. Seorang ibu bersama dua anaknya ditemukan meninggal dunia di sebuah kontrakan sempit di Kecamatan Banjaran, diduga akibat tekanan ekonomi dan keterasingan sosial yang menjerat mereka.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sepucuk surat wasiat yang menggambarkan jeritan keputusasaan.

Tragedi ini bukan sekadar peristiwa pribadi, melainkan potret kegagalan sistem dalam melindungi kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Ketua KOPRI Komisariat Universitas Subang, Anastasya Anggraeni, menegaskan peristiwa tersebut adalah bukti nyata negara absen. “Seorang ibu tidak boleh dibiarkan bergulat sendirian dengan keterbatasan ekonomi dan sosial.

Dua anak yang seharusnya dilindungi hak hidupnya justru meregang nyawa tanpa pernah merasakan hadirnya negara yang peduli,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Sabtu (6/9/2025).

Menurutnya, perempuan kerap terjebak dalam beban ganda: menopang rumah tangga di tengah himpitan ekonomi sekaligus menanggung stigma sosial.

Anak-anak yang mestinya tumbuh dalam jaminan kehidupan layak justru ikut terenggut oleh absennya perlindungan negara.

“Kasus ini mengingatkan kita bahwa perlindungan sosial bukan hanya angka di laporan tahunan. Negara harus benar-benar hadir, memberikan jaminan kesejahteraan yang nyata bagi perempuan dan anak, bukan sekadar retorika,” tegasnya.

KOPRI Universitas Subang menyerukan agar pemerintah menempatkan perempuan sebagai subjek kebijakan, bukan sekadar objek program, serta menjadikan perlindungan anak sebagai prioritas utama.

“Tragedi Banjaran adalah tanda peringatan keras. Jika anak-anak terus dibiarkan tumbuh dalam kerentanan, maka bangsa ini sedang kehilangan masa depannya,” pungkas Anastasya.(rls/hdi/ded)

Berita Terbaru

Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Riset dan Inovasi22 menit lalu
Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Riset dan Inovasi25 menit lalu
Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Nasional41 menit lalu
Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Headline1 jam lalu
DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

Headline1 jam lalu
Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Nasional1 jam lalu
Bapperida Subang Dukung Inovasi Pangan Berbasis Protein Ikan untuk Bantu Atasi Stunting

Bapperida Subang Dukung Inovasi Pangan Berbasis Protein Ikan untuk Bantu Atasi Stunting

Headline1 jam lalu
Negara-Negara yang Memilih Membebaskan Pajak Pembalut, Indonesia PPN 11 Persen!

Negara-Negara yang Memilih Membebaskan Pajak Pembalut, Indonesia PPN 11 Persen!

Lifestyle1 jam lalu
Sekda Subang Bahas Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat

Sekda Subang Bahas Manajemen Talenta ASN di BKN Pusat

Headline1 jam lalu