Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Lahan Bekas Bangunan Liar di Subang Ditanami Pohon, Terlihat Bersih dan Estetik

E
EgiEditor: Egi
|06:00 WIB
Bagikan:
Lahan Bekas Bangunan Liar di Subang Ditanami Pohon, Terlihat Bersih dan Estetik
Kondisi lahan bekas bangunan liar di sepanjang jalur Dawuan, Kabupaten Subang, kini mulai berubah ditanami pohon.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Lahan bekas bangunan liar di sepanjang jalur Dawuan Kabupaten Subang, kini mulai berubah wajah.

Setelah dilakukan pembongkaran oleh pihak berwenang pada pertengahan Mei lalu, kawasan tersebut saat ini tampak ditanami batang pohon sebagai bagian dari upaya penghijauan.

Pembongkaran dilakukan karena mayoritas bangunan liar tersebut berdiri di atas lahan milik pemerintah yang seharusnya tidak diperuntukkan untuk aktivitas usaha ilegal maupun tidak berizin. Langkah tegas ini diambil untuk menertibkan kawasan dan mengembalikan fungsi lahan sesuai peruntukannya.

Warga sekitar menyambut baik langkah penghijauan yang mulai dilakukan di area tersebut. Menurut mereka, keberadaan bangunan liar selama ini cukup terlihat tidak bagus maka lebih bagus jika di tata. 

Langkah tegas dari pemerintah daerah mendapat dukungan dari warga sekitar. Salah satu warga setempat, Wawan Setiawan, mengatakan bahwa perubahan ini sangat disambut positif.  "Sekarang lebih bersih dan enak dilihat. Dulu tempat itu bikin risih," ujarnya.

Menurut Wawan, selain untuk menjaga estetika kawasan, penghijauan ini juga bertujuan untuk menjaga lingkungan dan mencegah kawasan tersebut kembali dijadikan tempat usaha ilegal.

"Kalau sudah ditanami pohon, orang jadi segan buat bangun warung lagi," ungkapnya.

Penanaman batang pohon dilakukan oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Subang bekerja sama dengan aparat desa setempat.

"Saya tidak tau jenis pohon yang ditanam, namun katanya dikenal cepat tumbuh dengan memberikan keteduhan dan menyerap polusi," ucapnya.

Sebelumnya, proses pembongkaran sempat mendapat perlawanan dari beberapa pemilik warung.

Namun setelah diberikan sosialisasi dan penegasan mengenai status lahan, pembongkaran berjalan kondusif dengan pengawalan aparat kepolisian dan Satpol PP.

Wawan menambahkan, bahwa dengan batang pohon yang mulai ditanam dan lahan yang lebih tertata, maka warga berharap kawasan Dawuan menjadi lebih aman, bersih, dan nyaman dilalui, terutama pada malam hari. 

"Dengan keterlibatan masyarakat, diharapkan hasil penghijauan ini bisa bertahan lama dan mencegah penyalahgunaan lahan di masa mendatang," pungkasnya.(znl/sep)

Berita Terbaru

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Subang13 menit lalu
Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Subang16 menit lalu
Ironis! Pegawai SPPG Cirebon Keracunan MBG, DPRD Periksa Dapur

Ironis! Pegawai SPPG Cirebon Keracunan MBG, DPRD Periksa Dapur

Jawa Barat26 menit lalu
Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen, Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi

Jawa Barat1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Airlangga Bantah Rencana Pembagian HP Gratis untuk Bansos, Rekening Massal Tetap Berjalan

Nasional1 jam lalu
Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Ditahan Selama 8 Jam di Polda Metro Jaya, 6 Aktivis Greenpeace Akhirnya Dibebaskan

Nasional2 jam lalu
Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Saham HSC BEI Bisa Kembali Masuk Perhitungan IHSG, BEI Evaluasi Tiap 3 Bulan

Nasional2 jam lalu
Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Bukan Sekadar Stok Habis, Ini Alasan Obat BPJS di Subang Bisa Lama Diberikan

Subang3 jam lalu
Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Subang Creative Week 2026 Segera Digelar, Komunitas dan UMKM Bisa Ikut Berpartisipasi

Lifestyle3 jam lalu
Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Perlinsos Digital Diluncurkan 10 November, 11,5 Juta KK Sudah Terdaftar

Nasional3 jam lalu