Lima Bakal Calon Direktur POLSUB Siap Bersaing

PASUNDANEKSPRES.ID - Estafet kepemimpinan di Politeknik Negeri Subang (POLSUB) kini memasuki fase krusial. Setelah melalui proses verifikasi yang rigid, Panitia Pemilihan Direktur POLSUB periode 2026–2030 secara resmi menetapkan lima nama bakal calon yang akan bertarung memperebutkan kursi pimpinan tertinggi di kampus vokasi tersebut.
Bertempat di Ruang Rapat Utama, Kamis (12/5/2026), suasana formal terasa hangat saat berkas hasil verifikasi administrasi diserahkan langsung oleh Ketua Panitia Pemilihan, Agus Haris Abadi, S.Pd., M.Pd., kepada Ketua Senat POLSUB. Penyerahan ini menandai tuntasnya tahap awal penjaringan yang transparan dan akuntabel.
Ketua Panitia, Agus Haris Abadi, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dijalankan dengan standar tinggi sesuai regulasi yang berlaku. Tidak ada ruang bagi kompromi administratif dalam tahapan ini.
"Panitia telah memeriksa dokumen seluruh kandidat dengan sangat teliti. Kami memastikan setiap tahapan terlaksana sesuai pedoman Peraturan Senat dan aturan dari Kemdiktisaintek. Transparansi adalah komitmen kami sejak awal hingga akhir proses ini," tegas Agus di hadapan anggota senat yang hadir.
Proses penetapan ini pun bukan sekadar formalitas. Setelah melalui verifikasi berlapis oleh panitia, seluruh anggota senat turut mengawal proses penetapan hingga munculnya lima nama resmi yang dinilai layak secara administratif untuk melanjutkan langkah ke tahap berikutnya.
Menariknya, dari lima nama yang lolos, komposisi kandidat menunjukkan keberagaman latar belakang disiplin ilmu yang kuat, mulai dari kesehatan, teknologi pangan, pendidikan, hingga teknik.
Berdasarkan hasil rapat senat dan pengundian nomor urut yang dilakukan pada hari yang sama, berikut adalah lima "Putra-Putri Terbaik" yang akan melaju ke babak penyampaian visi-misi: (1) Wardah Fauziah, S.Kep., Ners., M.Kep. (Nomor Urut 1), (2) Wiwik Endah Rahayu, S.TP., M.Si. (Nomor Urut 2), (3) Azhis Sholeh Buchori, S.Pd., M.Pd. (Nomor Urut 3), (4) Nunu Nugraha Purnawan, S.Pd., M.Kom. (Nomor Urut 4) dan (5) Oyok Yudiyanto, S.T., M.T. (Nomor Urut 5).
Setelah penetapan ini, tantangan sesungguhnya bagi para bakal calon telah menanti. Mereka diwajibkan memaparkan visi, misi, dan program kerja unggulan dalam sidang senat terbuka.
Panggung Bagi Sivitas POLSUB
Agenda ini dirancang bukan sekadar syarat formalitas, melainkan sebagai panggung bagi seluruh sivitas akademika POLSUB untuk membedah arah kebijakan calon pemimpin mereka empat tahun ke depan.
"Kegiatan ini (presentasi) dimaksudkan agar seluruh visi dan misi mereka diketahui secara luas oleh publik kampus. Ini adalah bentuk uji publik sebelum akhirnya senat menentukan tiga nama calon direktur yang akan diajukan ke kementerian," tambah Agus kepada Pasundan Ekspres.
Publik kini menanti, siapa di antara kelima kandidat ini yang mampu menawarkan solusi paling konkret bagi pengembangan pendidikan vokasi di Subang, terutama dalam menghadapi tantangan industri global dan penguatan sinergi antara dunia kampus dengan dunia kerja. Pemilihan Direktur POLSUB 2026-2030 bukan sekadar pergantian wajah, melainkan penentuan arah masa depan institusi di tengah arus transformasi digital yang kian kencang.(rls/ysp)
