MAN 1 Subang Wujudkan Kurikulum Berbasis Cinta

PASUNDANEKSPRES.ID - MAN 1 Subang terus memperkuat komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul secara akademik sekaligus berkarakter Islami melalui program unggulan Tahfizh Al-Qur’an. Program ini dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari pembinaan peserta didik untuk menanamkan nilai-nilai religius dan membentuk akhlak mulia di lingkungan madrasah.
Kegiatan Tahfizh Al-Qur’an tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan siswa dalam menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci serta membiasakan siswa mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Program tersebut juga menjadi salah satu implementasi nyata Kurikulum Berbasis CINTA yang diterapkan di MAN 1 Subang. Melalui kurikulum ini, siswa dibimbing untuk menanamkan cinta kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, sesama manusia, lingkungan, serta ilmu pengetahuan dan kebaikan.
Kepala MAN 1 Subang: program Tahfizh penting dalam kecerdasan intelektual
Kepala MAN 1 Subang, Neneng Arwinie, mengatakan bahwa program Tahfizh memiliki peran penting dalam menciptakan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual peserta didik.
"Melalui pembinaan rutin, setoran hafalan, murojaah, serta pendampingan dari para pembimbing, kami berharap siswa dapat tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berprestasi dan berakhlakul karimah," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Pelaksanaan kegiatan Tahfizh dilakukan secara terjadwal dengan melibatkan guru pembina dan seluruh siswa. Suasana pembelajaran yang religius dan penuh semangat menjadi ciri khas dari program tersebut.
Sejumlah siswa menunjukkan perkembangan hafalan yang signifikan. Hal ini menjadi bukti bahwa program Tahfizh mampu meningkatkan motivasi siswa untuk memperbaiki kualitas bacaan sekaligus menambah hafalan Al-Qur’an.
Melalui program ini, MAN 1 Subang berharap dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, spiritualitas yang baik, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
"Program Tahfizh Al-Qur’an diharapkan terus menjadi budaya positif yang memperkuat identitas madrasah sebagai lembaga pendidikan yang berorientasi pada pembentukan generasi berilmu dan berakhlak mulia,"pungkasnya.(znl/sep)
