Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

May Day, Ribuan Buruh Subang Bertolak ke Monas

C
Cindy Desita Putri Editor: Dede SM
|19:00 WIB
Bagikan:
May Day, Ribuan Buruh Subang Bertolak ke Monas
Personel Polres Subang saat mengawal aksi buruh yang bertolak ke Jakarat.(Cindy Desita Putri)

PASUNDANEKSPRES.ID - Buruh dari Kabupaten Subang bertolak ke Jakarta untuk mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Jumat, 1 Mei 2026.

Demi memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan massa buruh, Polres Subang menyiapkan pengawalan ketat dengan menerjunkan puluhan personel gabungan.

Kabag Ops Polres Subang, Kompol Asep Rahman mengungkapkan, sebanyak 3.100 peserta buruh diberangkatkan menuju Ibu Kota menggunakan 61 armada bus dari sejumlah titik kumpul yang telah ditentukan.

“Ke Jakarta ada 61 personel yang melakukan pengawalan,” ungkap Kompol Asep Rahman saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres, Jum’at (1/5/2026)

Ribuan Buruh Berangkat Pukuk 03:00 WIB

Dia mengatakan, ribuan buruh tersebut berangkat pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Titik kumpul (tikum) keberangkatan tersebar di beberapa kawasan industri dan wilayah strategis di Subang, di antaranya Cipeundeuy, BMP, Tekwang, PT Ujum Pagaden, Daenong, serta Patokbeusi.

“Jumlah peserta sekitar 3.100 orang dengan 61 bus. Keberangkatan mulai jam 3 pagi dari beberapa titik kumpul,” kata Asep.

Pengamanan tidak hanya melibatkan personel dari Polres Subang, tetapi juga didukung jajaran Polsek di berbagai wilayah guna memastikan mobilisasi buruh berjalan tertib dan aman.

“Pengawalan merupakan gabungan Polres dengan Polsek,” tambahnya.

Polres Subang juga memastikan pengawasan dilakukan sejak proses pemberangkatan hingga rombongan memasuki jalur menuju Jakarta, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan maupun kemacetan di jalur utama.

Sementara itu Ribuan buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) memadati titik keberangkatan di kawasan Kota Bukit Indah, Kabupaten Purwakarta, Jumat (1/5/2026) pagi.

Dengan mengenakan atribut serikat dan membawa berbagai spanduk tuntutan, sekitar 4.500 buruh bersiap menuju Jakarta untuk memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day.

Sebanyak kurang lebih 70 bus berjajar rapi di lokasi, menjadi moda transportasi utama yang mengangkut para pekerja secara kolektif.

Di bawah pengawalan ketat aparat dari Polres Purwakarta, iring-iringan bus ini diberangkatkan secara bertahap.

Suasana di lapangan tampak penuh semangat, teriakan yel-yel perjuangan buruh menggema, diselingi kibaran bendera serikat yang mendominasi area keberangkatan.

Pergerakan massa yang dimulai sejak dini hari ini menunjukkan keseriusan para buruh untuk menyuarakan aspirasi mereka langsung di ibu kota.

Mereka dijadwalkan bergabung dengan ribuan buruh lainnya di kawasan Monas, Jakarta, dalam agenda peringatan May Day yang juga akan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Koordinator Buruh FSPMI, Wahyu, menyebutkan bahwa aksi ini membawa sedikitnya 11 tuntutan utama.

Di antaranya, terkait regulasi pemutusan hubungan kerja (PHK), penghapusan atau pembenahan sistem outsourcing, hingga tuntutan upah layak bagi pekerja.

"Selain itu, isu potongan 10 persen bagi pengemudi ojek online (ojol) juga menjadi perhatian dalam aksi kali ini," kata Wahyu kepada wartawan di lokasi.

Meski demikian, lanjut dia, buruh turut mengapresiasi sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak pada pekerja.

Di antaranya seperti pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT), pembentukan Satgas PHK, serta langkah-langkah awal dalam penataan regulasi ketenagakerjaan dan outsourcing.

"Alhamdulillah beberapa tuntutan sudah diakomodir dengan baik. Kita berharap ke depan seluruh aspirasi buruh bisa benar-benar diwujudkan," ujar Wahyu.

Sebelumnya, Jumat (1/5/2026) dini hari, deretan bus berukuran besar berjajar rapi di tepi jalan di sekitar lampu merah Sadang.

Mesin menyala, sementara ratusan buruh dengan atribut serikat pekerja terlihat berkumpul, sebagian duduk di trotoar, sebagian lain berdiri sambil membawa spanduk dan bendera.

Sebanyak 16 bus disiapkan untuk mengangkut sekitar 800 buruh dari titik keberangkatan Sadang, Purwakarta menuju Jakarta.

Mereka akan bergabung dalam peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional yang dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Pantauan di lokasi, aktivitas sudah dimulai sejak dini hari, namun, hingga menjelang pukul 06.00 WIB, rombongan belum juga bergerak.

Keterlambatan terjadi karena sebagian buruh masih menyelesaikan pekerjaan di pabrik masing-masing sebelum ikut bergabung ke titik kumpul.

Menurut Bendahara SP LEM SPSI Purwakarta, Sony Gunawan, total keberangkatan buruh tidak hanya dari Sadang. Secara keseluruhan, terdapat tiga titik pemberangkatan, yakni Sadang, kawasan industri Kota Bukit Indah dan Campaka.

"Total sekitar 16 bus, dengan jumlah buruh bisa mencapai 1.500 sampai 2.000 orang dari seluruh titik," ucap Sony kepada wartawan di lokasi.

Ia menjelaskan, buruh yang berangkat berasal dari berbagai perusahaan di kawasan industri, seperti Indomarko, Sum Indo, Unipen, hingga Gitex, serta perwakilan dari berbagai PUK di wilayah Campaka dan BIC.

Rombongan buruh ini direncanakan bergerak secara konvoi menuju Jakarta setelah seluruh peserta terkumpul. Mereka akan langsung menuju Monas sebagai titik pusat aksi.

Dalam peringatan May Day tahun ini, Sony mengatakan, buruh Purwakarta masih membawa tuntutan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Isu utama yang disuarakan, kata dia, adalah regulasi ketenagakerjaan, penolakan sistem outsourcing, serta tuntutan upah yang lebih layak.

"Fokus kami tetap mengawal regulasi ketenagakerjaan yang baru direvisi, termasuk menolak outsourcing dan upah murah," kata Sony.(cdp/add/ded)

Berita Terbaru

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

Nasional1 jam lalu
Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Nasional2 jam lalu
Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Headline2 jam lalu
10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Headline3 jam lalu
Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang6 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline6 jam lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle7 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional8 jam lalu
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang9 jam lalu