Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengaku Polisi, Remaja Disandera di Ciater: Tebusan Jutaan Terungkap Palsu Aparat

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|10:39 WIB
Bagikan:
Mengaku Polisi, Remaja Disandera di Ciater: Tebusan Jutaan Terungkap Palsu Aparat
ilustrasi Resmob

SUBANG - Kawasan wisata yang seharusnya menjadi ruang aman justru berubah menjadi lokasi teror. Aksi kejahatan bermodus aparat kembali terjadi di Ciater, Kabupaten Subang. Tiga pria asal Bandung berinisial DHS, MI, dan WDA ditangkap Polres Subang usai menyandera dan memeras sejumlah remaja dengan menyamar sebagai anggota kepolisian.

Para pelaku dengan percaya diri mengaku sebagai anggota Resmob Polda Jawa Barat. Modusnya terbilang rapi. Korban yang tengah berkendara dihentikan, lalu dipaksa masuk ke dalam mobil. Dalam kondisi terancam oleh air softgun, para remaja dituduh membawa obat-obatan terlarang tanpa disertai bukti apa pun.

Tekanan semakin meningkat ketika ponsel korban disita. Melalui perangkat tersebut, pelaku menghubungi orangtua korban dan melancarkan aksi pemerasan. Dengan dalih “mencabut perkara”, mereka meminta uang tebusan sebesar Rp4 juta hingga Rp5 juta per orang.

Namun, kecurigaan keluarga korban menjadi titik balik. Merasa ada kejanggalan, keluarga memilih melapor ke polisi. Aparat pun bergerak cepat menyusun skema penjebakan untuk membongkar aksi kriminal tersebut.

Puncak pengungkapan terjadi di Pemandian Air Panas Gracia, Ciater. Pada Sabtu malam (7/2/2026), ketiga pelaku digerebek saat tengah menerima uang tebusan. Tanpa sempat mengelak, mereka langsung diamankan petugas.

Hasil penyelidikan memastikan bahwa para pelaku bukan anggota polisi, melainkan anggota ormas asal Bandung yang memanfaatkan atribut kepolisian untuk menakut-nakuti korban. Polisi menyita mobil pelaku, rompi bertuliskan Resmob, senjata air softgun, serta bukti transfer uang.

Kini, ketiganya harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Mereka dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman hingga 9 tahun penjara.

Berita Terbaru

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Nasional2 jam lalu
Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Lifestyle2 jam lalu
Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Nasional3 jam lalu
Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Olahraga3 jam lalu
Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Nasional3 jam lalu
Fenomena Bangun Pabrik Dulu, Baru Urus Izin Belakangan di Subang Disorot, Begini Perkembangan PT CMM

Fenomena Bangun Pabrik Dulu, Baru Urus Izin Belakangan di Subang Disorot, Begini Perkembangan PT CMM

Subang3 jam lalu
Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tingkat Kabupaten Subang, Bupati Amanatkan Makin Solid dan Kreatif Wujudkan Kelauarga Sejahtera

Subang4 jam lalu
Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Subang Dibuka, Ini 5 Formasi dan Jadwalnya

Subang4 jam lalu