Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengulik Jejak Sejarah Perkeretaapian Subang: Revolusi Transportasi di Pamanoekan en Tjiasemlanden

M
Muhammad FaisalEditor: Dede SM
|20:30 WIB
Bagikan:
Mengulik Jejak Sejarah Perkeretaapian Subang: Revolusi Transportasi di Pamanoekan en Tjiasemlanden
Pemberangkatan kereta barang yang mengangkut tebu untuk pertama kalinya menuju PG Babakan Tersana Baru, Cirebon, di Stasiun Kereta Api Pasirbungur, Subang, Jawa Barat.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejarah transportasi di Kabupaten Subang tidak terlepas dari kejayaan industri perkebunan pada masa kolonial.

Salah satu peninggalan yang paling berpengaruh adalah sistem perkeretaapian ringan yang dikenal dengan Decauville Spoor.

Ahli Sejarah Kabupaten Subang, Anggi Agustian Junaedi, M.Hum, menjelaskan bahwa populernya sistem perkeretaapian ringan pada pertengahan abad ke-19 mendorong wilayah Pamanoekan en Tjiasemlanden untuk menghadirkan sistem tersebut guna menunjang kepentingan pemerintah dan perusahaan perkebunan.

“Pamanoekan en Tjiasemlanden dalam catatan Bataviasch Handelsblad tercatat sebagai pembeli rel pada tahun 1881 dengan pesanan lebar sepur 0,60 meter sepanjang 12.000 meter (12 km), termasuk tiga unit lokomotif,” ujarnya dalam Seminar Kajian Transportasi pada Masa P&T Lands di Museum Subang kepada Pasundan Ekspres, Selasa (23/12/2025).

Berdasarkan catatan tersebut, Anggi menyebut hal ini mengonfirmasi bahwa sistem rel ringan telah beroperasi di wilayah Subang setidaknya sejak tahun 1886. Hal ini diperkuat dengan pemberitaan De Indische Courant yang menyebutkan bahwa Pamanoekan en Tjiasemlanden kembali memesan jaringan rel sepanjang 80 kilometer.

Anggi juga mengatakan sejarah mencatat adanya upaya perluasan jalur kereta api menuju Cirebon. Upaya ini ditandai dengan proposal pembangunan jalur kereta api ke arah Cirebon yang diajukan oleh Bataviasche Oosterspoorweg Maatschappij (BOS) setelah segmen jalur Jakarta–Karawang selesai dibangun.

Namun, proposal tersebut tidak disetujui berdasarkan keputusan tertanggal 11 Oktober 1883 Nomor 34 yang dikeluarkan oleh Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM), selaku pihak yang akan menyuntikkan modal kepada BOS.

Keputusan tersebut kemudian tertuang dalam Undang-Undang tertanggal 14 Juni 1909 (Staatsblad Nomor 477), dan jalur tersebut mulai dioperasikan pada 3 Juni 1912.

Bahkan sebelum jalur utama rampung, dana telah dialokasikan untuk pembangunan jalur cabang Jatibarang–Indramayu sepanjang 19 kilometer yang selesai pada 15 September 1912.

Adapun jaringan stasiun dan halte yang tercatat antara lain Tanjungrasa, Pabuaran, Pringkasap, Pasirbungur, Cikaum, Gambarsari, Pegadenbaru, Cipleung, dan Cipunegara. (fsh/ded)

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang36 menit lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang56 menit lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang1 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle3 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle4 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional5 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga5 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional5 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional5 jam lalu