Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

MUI Subang Bakal Gelar Pendidikan Kader Ulama Milenial

E
EgiEditor: Egi
|19:15 WIB
Bagikan:
MUI Subang Bakal Gelar Pendidikan Kader Ulama Milenial
Kegiatan pada saat rapat kordinasi dan buka bersama di Aula SDN Panatagama, Minggu (23/3).(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Subang akan menggelar Pendidikan Kader Ulama (PKU) pada Bulan Mei 2025. Program ini bertujuan untuk menyiapkan generasi ulama muda yang berakhlak, berkualitas, serta mampu berdakwah dengan pendekatan modern, termasuk melalui pemanfaatan teknologi dan media sosial.

Hal ini disampaikan pada saat kegiatan rapat kordinasi dan buka bersama di Aula SDN Panatagama, Minggu (23/3). 

Peserta PKU akan diambil dari 30 kecamatan dan 10 pesantren di Kabupaten Subang. Mereka akan menjalani pelatihan intensif guna membentuk ulama muda yang bisa berdakwah secara luas dan efektif, tidak hanya di lingkungan mereka sendiri tetapi juga di ranah digital dan internasional.

Sekretaris MUI Kabupaten Subang, KH. Dadan Hamdani menyatakan, dakwah harus menjangkau semua lini, tidak hanya dilakukan oleh kalangan ulama senior, tetapi juga oleh generasi muda yang mampu memahami perkembangan zaman. "Urgensinya adalah anak muda harus bisa berdakwah. Dengan perkembangan zaman, kita berharap bisa menciptakan dan meningkatkan ulama yang mampu masuk ke semua lini kehidupan," ujar Dadan.

Dia berharap bahwa dengan adanya 40 kader ulama milenial yang telah mengikuti pelatihan PKU, akan lahir lebih banyak anak muda yang mengikuti jejak mereka dalam berdakwah dengan ilmu dan akhlak yang baik. "Kehadiran ulama muda ini akan memperluas spektrum dakwah dan menjaga keseimbangan lintas generasi," katanya.

Direktur PKU MUI Kabupaten Subang, Muhajirin menyebut, banyak ulama di Indonesia masih berdakwah dalam lingkungan terbatas. Oleh karena itu, program PKU bertujuan membuka peluang bagi ulama muda untuk bisa berperan di tingkat kecamatan maupun kabupaten dengan metode dakwah yang lebih inklusif dan berbasis teknologi. "Moderasi dakwah saat ini harus beradaptasi dengan media sosial, penulisan di berbagai aplikasi, dan metode komunikasi digital lainnya. Hal ini penting agar pesan dakwah bisa tersebar lebih luas," jelasnya.

Muhajirin juga menambahkan PKU akan menerapkan metode Object Base Education (OBE) sebagai strategi pendidikan, sejalan dengan program Dai Internasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Senada dengan itu, Ketua Bidang Hukum MUI Subang, H. Sadat, menegaskan bahwa PKU ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan upaya nyata untuk melahirkan ulama yang tidak hanya berperan dalam aspek keagamaan, tetapi juga sebagai pemimpin di berbagai bidang, termasuk sebagai zu’ama (pemimpin masyarakat), pengusaha, dan bahkan profesional seperti pengacara. "Program ini kami harapkan bisa menjadi pilot project yang memberi warna baru bagi PKU lainnya. Kader yang dilahirkan tidak hanya berdakwah, tetapi juga memiliki kompetensi di berbagai bidang keilmuan yang relevan dengan tantangan zaman," kata Sadat.

Hal ini terlihat dari kurikulum program PKU terdapat mata pelajaran Entrepreneurship, bahasa inggris, strategi dakwah di media sosial. MUI Subang juga mengemukakan, program PKU gratis, peserta tidak dipungut biaya sepeserpun. "Ini gratis. Peserta yang lulus persyaratan seleksi, dibiayai MUI," pungkas Sadat.(hdi/sep)

Berita Terbaru

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle11 menit lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle35 menit lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga55 menit lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang2 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional2 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional3 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang3 jam lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional3 jam lalu
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional3 jam lalu