Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Museum Outdoor Wisma Karya Subang Masuk DED Kementerian PUPR

E
EgiEditor: Egi
|19:28 WIB
Bagikan:
Museum Outdoor Wisma Karya Subang Masuk DED Kementerian PUPR
Konsep terbaru Museum Outdoor Wisma Karya telah resmi masuk dalam review DED oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Dalam upaya pengembangan infrastruktur dan destinasi budaya di Kabupaten Subang, konsep terbaru Museum Outdoor Wisma Karya telah resmi masuk dalam review Detail Engineering Design (DED) oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Museum Wisma Karya Subang, Hendrik Gunawan kepada Pasundan Ekspres, Senin (21/4).

Menurutnya, hal ini menjadi angin segar bagi masyarakat Subang, khususnya penggiat budaya, karena museum tersebut akan dikembangkan secara menyeluruh dan terintegrasi dengan berbagai fasilitas publik.

Salah satu bagian dari DED yang sudah terealisasi adalah pembangunan Sky Walk yang kini berdiri megah di kawasan pusat kota. Meskipun pembangunan fisiknya sudah selesai, namun saat ini Sky Walk tersebut belum memiliki anggaran untuk pemeliharaan.

Dalam video yang beredar saat Bupati mengunjungi lokasi, menegaskan bahwa program prioritas pemerintah daerah adalah ingin menyambungkan Sky Walk agar terintegrasi langsung dengan Alun-alun Subang dan Masjid Al-Musabaqoh. Integrasi Ini dapat meningkatkan konektivitas kawasan publik serta memperkuat daya tarik wisata religi dan budaya di jantung kota Subang.

Terkait hal tersebut, dalam review DED terbaru, diharapkan agar pengembangan Museum Outdoor Wisma Karya turut dimasukkan sebagai bagian integral dari proyek revitalisasi kawasan. Museum ini dinilai memiliki nilai sejarah dan edukasi yang tinggi serta potensi besar dalam menunjang kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.

Hendrik menegaskan, bahwa konsep yang dikembangkan untuk area museum harus terintegrasi dengan program kebudayaan.

Dia menjelaskan, bahwa salah satu ide yang diusulkan adalah pembangunan amfiteater terbuka yang dapat menjadi tempat pementasan kreativitas anak-anak sekolah dengan tema-tema yang berkaitan dengan sejarah dan budaya. "Kemudian dari sisi tata ruang, layout gambar yang diajukan dalam DED harus mendukung eksistensi museum. Rencana perubahan mencakup desain ulang gerbang depan museum, penataan parkir yang lebih efisien, serta pembangunan gedung seni budaya, area multimedia, dan ruang bidang visualisasi yang mendukung kegiatan edukatif dan rekreasi," ujarnya.

Selain itu, aspek pemeliharaan berbagai fasilitas juga menjadi sorotan dalam review DED kali ini. Salah satunya adalah pemeliharaan air mancur yang selama ini menjadi ikon area publik di sekitar museum. Beberapa elemen infrastruktur lainnya juga dinilai sudah waktunya untuk direvitalisasi agar tetap layak dan nyaman digunakan oleh masyarakat.

Hendrik berharap, dukungan dari Cipta Karya tidak hanya berhenti di pembangunan fisik, tetapi juga berlanjut hingga pada perencanaan matang yang menyeluruh, termasuk pemeliharaan dan pengembangan program-program kebudayaan. 

Ia menilai, keberadaan museum bukan sekadar bangunan, melainkan tempat hidupnya identitas dan sejarah lokal yang harus terus dijaga.

Dengan masuknya konsep Museum Outdoor Wisma Karya dalam review DED, diharapkan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat terjalin lebih kuat demi mewujudkan Subang sebagai kota yang kaya budaya, edukatif, dan ramah wisatawan.(znl/sep)

Berita Terbaru

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle28 menit lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle1 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat2 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional10 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline10 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline14 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta14 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle16 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle17 jam lalu