Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Muspika dan Warga Cibogo Tolak Miras hingga Knalpot Brong

Z
Zaenal AbidinEditor: Asep
|19:30 WIB
Bagikan:
Muspika dan Warga Cibogo Tolak Miras hingga Knalpot Brong
Muspika, kepala desa dan elemen masyarakat menolak keras peredaran miras dan obat-obatan terlarang di wilayah kecamatan Cibogo.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) bersama para kepala desa dan elemen masyarakat Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, menyatakan sikap tegas menolak peredaran minuman keras (miras), obat-obatan terlarang, serta penggunaan knalpot brong di wilayah hukum Polsek Cibogo.

Deklarasi penolakan tersebut digelar di Kantor Kecamatan Cibogo, Kamis (13/8/2026), yang diikuti berbagai unsur, mulai dari Kapolsek dan Danramil Cibogo, Camat Cibogo, Kepala Puskesmas, Kepala KUA, Ketua MUI, Ketua PGRI, para kepala UPTD, kepala desa se-Kecamatan Cibogo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga para ketua RT dan RW.

Dalam deklarasi tersebut, para peserta menyepakati tanda tangan sebagai bentuk komitmen bersama untuk menolak keberadaan miras, obat-obatan terlarang, dan knalpot brong yang dinilai dapat mengganggu keamanan, ketertiban, serta kenyamanan masyarakat.

Kapolsek Cibogo Iptu H. Dedi Rudiana menyampaikan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan dan memelihara situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman serta kondusif di wilayah hukum Polsek Cibogo, Polres Subang. 

Ia menyampaikan bahwa peredaran miras dan obat-obatan terlarang menjadi perhatian serius karena dapat menimbulkan berbagai gangguan Kamtibmas. Penyalahgunaan barang-barang tersebut tidak hanya berdampak terhadap individu, tetapi juga berpotensi memicu tindakan kriminal, kenakalan remaja, tawuran, hingga keresahan di tengah masyarakat. 

"Deklarasi ini merupakan bentuk kesepakatan dan komitmen kita bersama untuk menolak peredaran miras, obat-obatan terlarang, serta knalpot brong. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu Kamtibmas," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Ia berharap komitmen yang telah dituangkan melalui deklarasi dan penandatanganan bersama tersebut dapat diterapkan secara nyata di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, Camat Cibogo Tri Utami, mengungkapkan pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang dan miras tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian maupun pemerintah. Menurutnya, diperlukan kolaborasi seluruh unsur masyarakat, termasuk RT dan RW sebagai pihak yang paling dekat dengan lingkungan warga. 

Bukan Hanya Tanggung Jawab Polsek atau Muspika

"Ini bukan hanya tanggung jawab Polsek atau Muspika. Kita semua harus terlibat, termasuk masyarakat, terutama RT dan RW yang paling dekat dengan persoalan di lingkungan," ujarnya.

Ia menilai, peredaran obat-obatan terlarang dan miras dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, khususnya bagi kalangan anak muda. 

"Yang paling penting adalah kepedulian dan kepekaan terhadap apa yang terjadi di lingkungan. Kalau ada warung atau tempat yang diduga menjual miras, harus kita waspadai dan ditindak sesuai aturan agar persoalannya tidak semakin besar," katanya.

Ia berharapan semua pihak peduli dan peka, sehingga kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan dapat dicegah. Anak-anak juga perlu didampingi, terutama ketika keluar malam. Dengan gerakan yang dilakukan secara bersama-sama, kita berharap lingkungan Kecamatan Cibogo semakin aman.

Melalui deklarasi tersebut, seluruh unsur yang hadir diharapkan tidak hanya menjadikan penolakan sebagai seremonial, tetapi juga mengimplementasikannya melalui pengawasan dan kepedulian di lingkungan masing-masing. 

Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, keluarga, serta warga dinilai menjadi kunci dalam menjaga Cibogo tetap aman, kondusif, dan terbebas dari peredaran miras serta obat-obatan terlarang. 

"Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam menjaga Kamtibmas dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi seluruh warga, khususnya bagi generasi muda di Kecamatan Cibogo," pungkasnya.(znl/sep)

Berita Terbaru

Kadisdikbud Subang Tekankan Tiga Pilar Profesionalisme ASN, Integritas Jadi Kunci Peningkatan Mutu Pendidikan

Kadisdikbud Subang Tekankan Tiga Pilar Profesionalisme ASN, Integritas Jadi Kunci Peningkatan Mutu Pendidikan

Headline36 menit lalu
Bukan Sekadar Formalitas, Legal Opinion Kejari Subang Jadi Panduan Bisnis Perindo

Bukan Sekadar Formalitas, Legal Opinion Kejari Subang Jadi Panduan Bisnis Perindo

Headline49 menit lalu
Daftar Lengkap HP itel Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga November!

Daftar Lengkap HP itel Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga November!

Lifestyle1 jam lalu
Dramatis! Persib Bandung Comeback di Markas Melbourne Victory

Dramatis! Persib Bandung Comeback di Markas Melbourne Victory

Olahraga2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Atur Limit Interactions di Instagram, Aktifkan Sekarang!

Cara Atur Limit Interactions di Instagram, Aktifkan Sekarang!

Lifestyle3 jam lalu
Daftar Turnamen BWF November 2026 Menjelang Akhir Musim, Empat S500 Digelar Beruntun

Daftar Turnamen BWF November 2026 Menjelang Akhir Musim, Empat S500 Digelar Beruntun

Olahraga4 jam lalu
Sisa Libur Nasional dan Cuti Bersama di Tahun 2026, Catat Tanggalnya!

Sisa Libur Nasional dan Cuti Bersama di Tahun 2026, Catat Tanggalnya!

Lifestyle5 jam lalu
Angin Puting Beliung dan Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Sagalaherang

Angin Puting Beliung dan Pohon Tumbang Terjang Sejumlah Wilayah di Sagalaherang

Subang5 jam lalu
Bid Propam Polda Jabar Gaktibplin di Polres Subang, Tes Urine Personel

Bid Propam Polda Jabar Gaktibplin di Polres Subang, Tes Urine Personel

Subang5 jam lalu
Istana Sebut Penyadapan Presiden Prabowo sebagai Makar, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Istana Sebut Penyadapan Presiden Prabowo sebagai Makar, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Nasional5 jam lalu