Ngadu Bangkong Gaungkan Rawatib, Sinergi Pemerintah dan Warga Jaga Ramadan di Subang

PASUNDANEKSPRES.ID – Aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa mengajak warga Kasomalang mewujudkan Ramadan Wajib Tertib (RAWATIB) melalui talkshow “Ngadu Bangkong” di Gedong Sinder Creative Center, Desa Kasomalang Kulon, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Sabtu (28/2/2026) malam, guna memastikan situasi ibadah puasa 1447 Hijriah berlangsung aman dan kondusif.
Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIB itu dikemas dalam dialog santai agar pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) mudah diterima, terutama kalangan generasi muda.
Hadir sebagai narasumber, Kapolsek Jalancagak Kompol Dede Suherman, Camat Kasomalang Muhammad Afdian Mukhtar, serta Kepala Desa Kasomalang Kulon H. Amirudin. Acara dipandu Deni Oddo dan Gonjlag dengan konsep interaktif.
Kapolsek Jalancagak, Dede Suherman, menegaskan ibadah Ramadan akan lebih bermakna jika didukung suasana aman dan tertib.
“Keimanan harus disertai rasa aman. Kami mengajak masyarakat taat aturan, mulai dari memakai helm saat berkendara hingga menjaga ketertiban umum,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Ia menambahkan, kepolisian siap siaga selama Ramadan, namun tanggung jawab menjaga keamanan merupakan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Menjaga keamanan itu kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, pemuda, dan seluruh masyarakat Kasomalang,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Kasomalang, Muhammad Afdian Mukhtar, memaparkan substansi Surat Edaran Bupati Subang Nomor 400.38/06/Satpoldam/2026 tentang pemeliharaan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat selama Ramadan.
Menurutnya, aturan tersebut menjadi panduan agar warga menjaga toleransi, menghindari aktivitas yang mengganggu ibadah, serta memperkuat solidaritas sosial.
“Kami siap mengawal implementasinya hingga tingkat desa. Ketertiban selama Ramadan bukan sekadar kewajiban formal, tetapi tanggung jawab moral bersama,” katanya.
Kepala Desa Kasomalang Kulon, Amirudin, menyatakan dukungan penuh terhadap sinergi tersebut. Pihak desa akan mengaktifkan ronda malam dan memperkuat pengawasan lingkungan.
Acara ini juga diapresiasi Anggota DPRD Subang, Ahmad Buhori, yang menjadi tuan rumah kegiatan. Ia menilai konsep dialogis di pusat kreatif Gedong Sinder efektif menjangkau masyarakat luas, khususnya kalangan muda.
“Dengan suasana yang cair, pesan-pesan kamtibmas tersampaikan tanpa kesan kaku,” ungkapnya.
Melalui forum interaktif itu, masyarakat tidak hanya menjadi pendengar, tetapi juga dapat menyampaikan aspirasi dan pertanyaan langsung kepada narasumber.(hdi/ded)
