Orang Tua di Subang Keluhkan Menu MBG, SPPG Tegaskan Sesuai Juknis

PASUNDANEKSPRES.ID - Sejumlah orang tua murid mengeluhkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima selama masa libur sekolah.
Keluhan muncul karena porsi dan jumlah menu dinilai terlalu sedikit dibandingkan pelaksanaan MBG di sekolah lain, khususnya di wilayah Kecamatan Cijambe.
Bahkan, sebagian orang tua mengira paket MBG yang diterima diperuntukkan untuk kebutuhan tujuh hari selama libur sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palasari Tanjungwangi, Angga, menegaskan bahwa pelaksanaan Program MBG, termasuk pendistribusian saat libur panjang sekolah, telah dilaksanakan sesuai petunjuk teknis (juknis) Badan Gizi Nasional (BGN).
“Program MBG sudah kami sosialisasikan dan seluruh pelaksanaannya dirancang sesuai juknis BGN, termasuk pembagian menu pada masa libur panjang sekolah,” ujar Angga saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres, Selasa (30/12/2025).
Ia menjelaskan, sebelum program berjalan, pihak SPPG Palasari Tanjungwangi telah melakukan sosialisasi kepada pihak sekolah melalui grup WhatsApp.
Sosialisasi tersebut bertujuan agar mekanisme, jenis menu, serta jadwal pendistribusian MBG dapat dipahami pihak sekolah dan diteruskan kepada orang tua murid.
Angga memaparkan, pada minggu pertama masa libur sekolah, menu MBG disiapkan untuk kebutuhan empat hari.
Sementara pada minggu kedua, menu dirancang untuk kebutuhan tiga hari, menyesuaikan kalender libur dan hari efektif pendistribusian.
Pada minggu pertama, pendistribusian dilakukan pada tanggal 22, 23, 24, dan 27. Pada hari Senin, siswa menerima paket masakan siap santap disertai makanan kering untuk kebutuhan tiga hari berikutnya.
Sedangkan pada minggu kedua, pendistribusian dilakukan pada tanggal 29, 30, dan 31, dengan paket makanan kering untuk tiga hari yang dibagikan pada hari Senin.
“Sistem ini diterapkan agar kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi meskipun kegiatan belajar mengajar sedang libur,” jelasnya.
Ia menambahkan, tanggal 25 dan 26 tidak termasuk dalam jadwal pendistribusian karena bertepatan dengan hari libur nasional dan cuti bersama.
Selain itu, pihak SPPG Palasari Tanjungwangi meminta orang tua murid yang bersedia menerima MBG selama masa libur panjang untuk melakukan konfirmasi terlebih dahulu guna memastikan pendistribusian tepat sasaran dan menghindari pemborosan.
“Kami mohon orang tua yang berkenan menerima MBG saat libur panjang agar melakukan konfirmasi sesuai waktu yang ditentukan,” katanya.
Angga berharap penjelasan ini dapat meluruskan kesalahpahaman di masyarakat terkait mekanisme pendistribusian MBG.
Ia menegaskan komitmen pihaknya untuk menjalankan Program Makan Bergizi Gratis secara transparan dan sesuai aturan demi mendukung pemenuhan gizi anak-anak, meski di masa libur sekolah.(hdi/ded)
