Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pabrik Kendaraan Listrik di Subang selain BYD, Ini Merk yang Sudah Masuk

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|16:00 WIB
Bagikan:
Pabrik Kendaraan Listrik di Subang selain BYD, Ini Merk yang Sudah Masuk
Foto: Pabrik kendaraan listrik VinFast di Subang. (Sumber: Rafif Rahedian/Dream Otomotif)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pabrik kendaraan listrik di Subang selain BYD ternyata bukan hanya satu nama. Setelah BYD resmi meresmikan fasilitas produksinya pada Kamis (3/9/2026), ada VinFast yang juga sudah membangun fasilitas manufaktur kendaraan listrik di Subang.

Produsen otomotif asal Vietnam tersebut bahkan telah menyiapkan kegiatan produksi mobil listrik di Indonesia dan memiliki rencana untuk merakit motor listrik di kawasan yang sama.

Kawasan tersebut bukan sekadar menjadi tempat berdirinya pabrik, tetapi mulai dipersiapkan sebagai bagian dari ekosistem industri kendaraan listrik yang lebih luas.

Pabrik Kendaraan Listrik di Subang Selain BYD: VinFast

Kalau membahas pabrik kendaraan listrik apa saja yang ada di Subang selain BYD, VinFast menjadi nama yang paling menonjol. 

Mengutip CNBC Indonesia, kedua perusahaan tersebut tercatat membangun fasilitas pabrik mobil listrik di Subang. VinFast memilih Subang sebagai lokasi fasilitas manufakturnya untuk mendukung aktivitas produksi kendaraan listrik di Indonesia.

Pada 2026, perusahaan tersebut mulai memproduksi mobil listrik secara massal di Tanah Air. Rencana berikutnya juga cukup menarik. VinFast menargetkan perakitan motor listrik di Subang mulai 2027. 

Produk VinFast sendiri sudah mulai hadir di pasar Indonesia. Salah satu yang cukup menarik perhatian adalah VF 3, mobil listrik berukuran kompak yang menyasar konsumen perkotaan.

Selain itu, VinFast memiliki sejumlah model lain yang ditujukan untuk kebutuhan keluarga.

Kehadiran produk sekaligus fasilitas produksi membuat VinFast punya posisi yang berbeda dari merek yang hanya memasarkan kendaraan melalui jalur impor.

Subang Disiapkan untuk Industri Mobil Nasional

Presiden Prabowo Subianto menargetkan mobil listrik nasional dapat diproduksi secara massal paling lambat pada 2028. Subang menjadi salah satu kawasan yang diproyeksikan mendukung target tersebut.

Rancangannya bahkan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas perakitan mobil. Kawasan mobil nasional disiapkan sebagai ekosistem manufaktur terpadu yang mencakup fasilitas baterai, pusat penelitian dan pengembangan, fasilitas pengujian kendaraan, jaringan logistik kereta api, serta industri pendukung.

Artinya, kegiatan otomotif di Subang berpotensi melibatkan lebih banyak sektor. Mulai dari pembuatan komponen, pengembangan teknologi, penyimpanan dan distribusi, hingga kebutuhan logistik kendaraan.

Situasi tersebut membuat keberadaan VinFast semakin menarik. Perusahaan sudah memiliki fasilitas manufaktur di Subang ketika pemerintah sedang mendorong terbentuknya ekosistem kendaraan listrik nasional.

Merek Lain Tidak Selalu Bangun Pabrik Sendiri

Tidak semua produsen memilih membangun pabrik sendiri. Sejumlah merek mengambil jalur kerja sama bersama perusahaan perakitan lokal untuk menjalankan kegiatan produksinya.

Kementerian Perindustrian RI menyebut Geely Motor Indonesia dan Era Industri Otomotif (Xpeng) menggandeng Handal Indonesia Motor (HMI) sebagai assembler lokal.

Ada pula PT National Assemblers yang menaungi beberapa merek, seperti Aion, Maxus, Citroen, dan Volkswagen. Sementara PT Inchcape Indomobil Energi Baru menaungi GWM Ora.

Pola seperti ini membuat industri kendaraan listrik Indonesia memiliki banyak model bisnis. Ada produsen yang membangun fasilitas manufaktur sendiri, sementara merek lain memanfaatkan kemampuan perusahaan perakitan lokal.

(pm)

Berita Terbaru

Gila! Timnas Indonesia Bantai Bangladesh 9-2, Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Akhirnya Jadi Milik Garuda

Gila! Timnas Indonesia Bantai Bangladesh 9-2, Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Akhirnya Jadi Milik Garuda

Olahraga8 jam lalu
Dua Tahun Lawan Tumor Ganas, BAZNAS Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Ibu Tarsemi

Dua Tahun Lawan Tumor Ganas, BAZNAS Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Ibu Tarsemi

Subang11 jam lalu
Bulog Perkuat Tata Kelola Pangan di Subang

Bulog Perkuat Tata Kelola Pangan di Subang

Subang11 jam lalu
Bawa Gagasan Desa Lebih Maju dan Modern, Atik Suhar 32 Tahun Mengabdi untuk Ciater

Bawa Gagasan Desa Lebih Maju dan Modern, Atik Suhar 32 Tahun Mengabdi untuk Ciater

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
GEMA NUSANTARA 2026, Politeknik Negeri Subang dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda FORBASI Jabar 2026

GEMA NUSANTARA 2026, Politeknik Negeri Subang dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda FORBASI Jabar 2026

Subang12 jam lalu
Cek Fakta AI: Cara Memverifikasi Foto, Video dan Informasi di Tengah Maraknya Konten Buatan AI

Cek Fakta AI: Cara Memverifikasi Foto, Video dan Informasi di Tengah Maraknya Konten Buatan AI

Nasional12 jam lalu
7 Desa Wisata Baru di Subang: Dari Sawah, Budaya Sunda hingga Ekonomi Kreatif

7 Desa Wisata Baru di Subang: Dari Sawah, Budaya Sunda hingga Ekonomi Kreatif

Subang13 jam lalu
Modus Ganjal Kartu ATM Pakai Tusuk Gigi, Polisi Tangkap Tiga Pelaku di Subang

Modus Ganjal Kartu ATM Pakai Tusuk Gigi, Polisi Tangkap Tiga Pelaku di Subang

Subang14 jam lalu
Jadwal Final Cabor Panjat Tebing Nomor Men's Speed 4 di Asian Games 2026

Jadwal Final Cabor Panjat Tebing Nomor Men's Speed 4 di Asian Games 2026

Olahraga14 jam lalu
Skenario Lolos Final Indonesia vs Bangladesh, Ini Skema Garuda untuk Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026

Skenario Lolos Final Indonesia vs Bangladesh, Ini Skema Garuda untuk Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga15 jam lalu