PAN Subang Bidik 7 Kursi DPRD, Siapkan Kader Maju Nyalon Bupati

PASUNDANEKSPRES.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN Subang) mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2030. Partai berlambang matahari itu menargetkan meraih satu kursi DPRD di setiap daerah pemilihan (dapil) atau total tujuh kursi sebagai modal untuk mengusung kader sendiri pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Subang 2030.
Target tersebut disampaikan Sekretaris DPD PAN Kabupaten Subang, Albert Anggara Putra, usai pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan relawan PAN se-Kabupaten Subang dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakorda) yang digelar di Auditorium Laska Hotel Subang, Rabu (22/7/2026).
Menurut Albert, pembentukan relawan sejak dini menjadi strategi jangka panjang agar partai tidak bekerja secara instan menjelang pesta demokrasi.
“Jadi PAN itu kebiasaan mendadak, kalau mau pemilu baru sibuk. Nah, sekarang kita mulai dari jauh-jauh hari,” ujar Albert.
Ia menjelaskan, relawan yang telah dilantik akan menjadi ujung tombak partai dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat akar rumput.
“Relawan itu persiapan dari jauh-jauh hari. Jangan cuma pas pemilu baru sibuk,” katanya.
PAN Subang Menetapkan Target Realistis
Albert mengungkapkan, PAN Subang telah menetapkan target realistis pada Pemilu Legislatif 2030, yakni meraih satu kursi di setiap dapil DPRD Kabupaten Subang. Dengan tujuh dapil yang ada, PAN membidik tujuh kursi di parlemen.
“Ya, tapi enggak usah muluk-muluk. Per dapil satu juga sudah lumayan. Jadi target tujuh dapil artinya tujuh kursi,” ungkapnya.
Menurutnya, peningkatan jumlah kursi legislatif menjadi fondasi utama untuk memperkuat posisi politik PAN dalam menghadapi Pilkada 2030.
Bahkan, kata Albert, secara internal PAN memiliki target yang lebih besar, yakni tidak lagi hanya menjadi pengusung calon wakil bupati, melainkan mampu mengusung kader sebagai calon bupati.
“Kalau obrolan internal, target kita di eksekutif bukan di wakil, tapi di calon bupati. Nah, bagaimana caranya supaya bisa jadi cabup? Ya kita harus menaikkan dulu jumlah kursi. Kalau kursi kita naik, insya Allah peluang mengusung calon bupati juga semakin besar,” tegasnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, PAN mulai memperkuat konsolidasi organisasi melalui pelantikan pengurus DPC dan relawan di seluruh Kabupaten Subang.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Qadratullah dan disaksikan perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, jajaran DPW PAN Jawa Barat, serta Ketua DPD PAN Kabupaten Subang, Farah Puteri Nahlia.
Farah mengatakan, pelantikan pengurus DPC dan relawan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi organisasi hingga tingkat kecamatan.
“Momentum ini untuk memperkuat silaturahmi kita semua, menyatukan langkah, dan juga menyegarkan kembali komitmen kita bahwa perjuangan PAN akan selalu dimulai dari satu hal yang paling sederhana, yaitu hadir untuk rakyat,” ujarnya.
Menurut Farah, pengurus DPC dan relawan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan partai karena berinteraksi langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, sekaligus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan warga.
Selain pelantikan, Rakorda juga dimanfaatkan sebagai forum evaluasi kinerja organisasi dan penyusunan program kerja sebagai bekal menghadapi agenda politik mendatang.
“Rakorda ini menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan memastikan seluruh struktur bergerak dalam satu visi yang sama demi membesarkan PAN serta memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Subang,” pungkas Farah.(cdp/ysp)
