PBMI Gandeng Donting Management untuk Ajang Muaythai Berskala Internasional

PASUNDANESKPRES.ID - Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) resmi menggandeng Donting Management untuk menghadirkan "Nyala Combat", ajang Muaythai profesional berskala internasional yang dijadwalkan berlangsung perdana pada 18 Juli 2026 di Balai Sarbini, Jakarta.
Event ini akan mempertemukan atlet-atlet profesional dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam pertarungan bergengsi yang digadang-gadang menjadi salah satu panggung terbesar olahraga Muaythai di kawasan Asia Tenggara.
Donting Management: Nyala Combat Tidak Hanya Sekadar Pertandingan
CEO Donting Management, Tine Yowargana atau yang akrab disapa Ting Ting menyampaikan, Nyala Combat tidak hanya sekadar menghadirkan pertandingan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem industri olahraga Muaythai yang berkelanjutan di Indonesia.
"Nyala Combat ini menjadi langkah besar untuk membangun industri olahraga Muaythai di Indonesia. Ke depan event ini akan digelar secara rutin dan berkala," ujar Ting Ting kepada Pasundan Ekspres.
Menurutnya, konsep yang diusung dalam Nyala Combat berbeda dari ajang Muaythai pada umumnya. Selain menampilkan duel berkualitas, event tersebut juga dikemas sebagai hiburan olahraga yang dapat dinikmati berbagai kalangan masyarakat.
"Kami ingin menghadirkan event Muaythai yang profesional, berkualitas, dan bisa dinikmati semua kalangan. Bukan hanya soal pertandingan, tapi juga bagaimana Muaythai bisa menjadi industri olahraga yang besar di Indonesia," ungkapnya.
Tak hanya menghadirkan atlet dari Asia Tenggara, penyelenggara juga menargetkan partisipasi petarung dari berbagai negara anggota International Federation of Muaythai Associations (IFMA) pada edisi mendatang.
Langkah itu, kata Ting Ting, dilakukan untuk memperluas daya saing sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah event Muaythai internasional.
"Target kami, Nyala Combat bisa menjadi agenda internasional yang diperhitungkan. Nantinya atlet-atlet dari berbagai negara akan ikut ambil bagian dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat event Muaythai dunia," katanya.
Dipilihnya Balai Sarbini sebagai lokasi penyelenggaraan disebut bukan tanpa alasan. Venue ikonik di Jakarta tersebut dinilai mampu menghadirkan atmosfer megah dan prestisius bagi para "Nak Muay" terbaik yang akan tampil di atas ring.
PBMI dan Donting Management optimistis Nyala Combat dapat menjadi barometer baru olahraga beladiri profesional di Asia Tenggara.
"Dengan konsep pertandingan modern dan produksi kelas internasional, Nyala Combat diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi pecinta olahraga tarung di Tanah Air," tutup Ting Ting. (cdp/sep)
