Pedagang Serabi Tradisional di Jabong Tetap Bertahan dengan Cita Rasa Khas Jabong, Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Di tengah pesatnya perkembangan kuliner modern, seorang pedagang serabi tradisional di Jabong, Subang, tetap setia mempertahankan usaha yang telah menjadi sumber penghidupan keluarga.
Dengan menggunakan tungku kayu bakar dan cetakan tanah liat, serabi yang dibuat setiap hari menghadirkan cita rasa khas yang sulit ditemukan pada jajanan modern.
Sejak pagi hari, asap dari tungku mulai mengepul, sementara adonan serabi dituangkan satu per satu ke dalam cetakan.
Proses memasak yang masih menggunakan cara tradisional membuat aroma harum serabi semakin menggugah selera para pelanggan yang datang.
Meski harus menghadapi tantangan seperti kenaikan harga bahan baku dan persaingan dengan makanan kekinian, semangat pedagang ini tidak pernah surut.
Pelanggan dari berbagai kalangan tetap berdatangan karena menyukai rasa autentik serabi yang lembut dengan pinggiran yang renyah.
Usaha sederhana ini menjadi bukti bahwa kuliner tradisional masih memiliki tempat di hati masyarakat.
Selain menjadi sumber mata pencaharian, keberadaan pedagang serabi juga turut melestarikan warisan kuliner khas daerah agar tetap dikenal oleh generasi muda.
Masyarakat berharap usaha-usaha kecil seperti ini terus mendapat perhatian dan dukungan, sehingga mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.
Dengan membeli produk lokal, masyarakat ikut membantu menggerakkan perekonomian warga sekaligus menjaga keberlangsungan kuliner tradisional Indonesia. (ALAZIS)
