Pelelangan Ikan di Blanakan Subang 2026, Ini Daftar Harga Ikan dan Lokasinya

PASUNDAN EKSPRES.ID – Kawasan pesisir Blanakan masih menjadi salah satu pusat perikanan tangkap terbesar di Kabupaten Subang. Aktivitas pelelangan ikan di Blanakan Subang berlangsung hampir setiap hari dan menjadi tempat bertemunya nelayan, pedagang, pengepul, hingga pelaku usaha kuliner yang mencari hasil laut segar.
Salah satu lokasi yang paling dikenal adalah Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Mina Fajar Sidik Blanakan yang berada di Kecamatan Blanakan.
Tempat ini menjadi pusat transaksi hasil tangkapan nelayan dari Laut Jawa, mulai dari ikan, udang, cumi-cumi hingga kepiting. Tempat Pelelangan Ikan Mina Fajar Sidik Blanakan
Berdasarkan data lokasi usaha, TPI tersebut berada di Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41259 dan setiap hari melayani aktivitas perdagangan hasil laut.
Tempat ini dikenal sebagai salah satu sentra pemasaran hasil tangkapan nelayan di wilayah pantai utara Subang.
Aktivitas pelelangan biasanya dimulai sejak kapal-kapal nelayan kembali dari laut.
Ikan yang baru diturunkan akan dipilah berdasarkan ukuran dan jenis, kemudian ditawarkan kepada para pedagang melalui mekanisme lelang sebelum didistribusikan ke pasar tradisional, rumah makan, hingga luar daerah.
Alamat lengkap pelelangan ikan
Tempat Pelelangan Ikan Mina Fajar Sidik Blanakan
Alamat:
Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat 41259. Tempat Pelelangan Ikan Mina Fajar Sidik Blanakan
Ada apa saja di pelelangan ikan di Blanakan Subang?
Selain proses lelang hasil tangkapan nelayan, pengunjung biasanya dapat menemukan berbagai aktivitas berikut:
- Pelelangan hasil tangkapan nelayan.
- Penjualan ikan segar secara eceran maupun partai.
- Penjualan udang laut.
- Penjualan cumi-cumi.
- Penjualan kepiting dan rajungan.
- Penjualan kerang.
- Tempat bongkar muat hasil tangkapan.
- Aktivitas sortir dan penimbangan ikan.
- Distribusi hasil laut ke pedagang dan pasar.
Suasana pelelangan biasanya paling ramai pada pagi hingga siang hari ketika kapal-kapal nelayan mulai bersandar membawa hasil tangkapan.
Daftar kisaran harga hasil laut tahun 2026
Karena menggunakan sistem pelelangan, harga sangat dipengaruhi musim, cuaca, ukuran ikan, dan jumlah tangkapan.
Berikut kisaran harga yang umum dijumpai:
- Ikan kembung | Rp30.000–Rp45.000/kg
- Ikan tongkol | Rp25.000–Rp40.000/kg
- Ikan tenggiri | Rp70.000–Rp110.000/kg
- Ikan kakap | Rp65.000–Rp120.000/kg
- Ikan bawal | Rp45.000–Rp90.000/kg
- Ikan kuwe | Rp45.000–Rp80.000/kg
- Udang | Rp70.000–Rp180.000/kg
- Cumi-cumi | Rp60.000–Rp120.000/kg
- Kepiting | Rp80.000–Rp180.000/kg
- Rajungan | Rp60.000–Rp130.000/kg
Harga dapat berubah setiap hari mengikuti hasil lelang dan jumlah pasokan ikan yang masuk ke TPI.
Bagaimana proses pelelangan?
Dalam mekanisme pelelangan, hasil tangkapan nelayan terlebih dahulu ditimbang dan dikelompokkan berdasarkan jenis serta kualitasnya.
Setelah itu pedagang memberikan penawaran harga. Penawar tertinggi berhak membeli hasil tangkapan tersebut sebelum didistribusikan ke berbagai daerah. Mekanisme ini bertujuan menciptakan transaksi yang terbuka antara nelayan dan pembeli.
Mengapa TPI Blanakan penting?
Keberadaan pelelangan ikan di Blanakan Subang tidak hanya menjadi tempat transaksi hasil laut, tetapi juga mendukung roda perekonomian masyarakat pesisir.
Nelayan memperoleh akses pasar untuk menjual hasil tangkapannya, sementara pedagang mendapatkan pasokan ikan segar dalam jumlah besar.
Selain itu, kawasan ini juga sering dikunjungi masyarakat yang ingin membeli hasil laut langsung dari sumbernya.
Banyak pelaku usaha kuliner, rumah makan seafood, hingga pedagang pasar memilih berbelanja di TPI karena pilihan hasil laut yang beragam dan masih segar.
Bagi warga yang ingin berkunjung, aktivitas di TPI umumnya berlangsung setiap hari.
Waktu terbaik untuk melihat proses pelelangan adalah pagi hari saat kapal nelayan mulai merapat dan hasil tangkapan baru diturunkan.
Sebelum membeli dalam jumlah besar, pengunjung disarankan menanyakan harga terbaru kepada pedagang karena nilai jual hasil laut mengikuti mekanisme lelang harian dan kondisi tangkapan nelayan.
Aktivitas tersebut menjadi salah satu daya tarik kawasan pesisir Blanakan yang selama ini dikenal sebagai sentra perikanan tangkap di Kabupaten Subang.
