Pemdes Sawangan Minta Vendor BYD Subang Kontribusi untuk Pembangunan Desa

SUBANG-Pemerintah Desa Sawangan, Kabupaten Subang, mengundang tiga vendor yang berkaitan dengan proyek BYD Subang, yakni PT CMN, PT JMM, dan KHB, untuk membahas kontribusi perusahaan terhadap pembangunan desa pada Rabu (4/11/2026).
Langkah tersebut diharapkan menjadi upaya membangun komunikasi antara pemerintah desa dan pihak vendor agar keberadaan aktivitas usaha dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat.
Kepala Desa Sawangan, Rudiyanto, mengatakan undangan ketiga vendor tersebut bertujuan membicarakan dukungan terhadap pembangunan Desa Sawangan.
“Kami dari Pemerintah Desa Sawangan mengundang tiga vendor, yakni PT CMN, PT JMM, dan KHB, untuk membicarakan bagaimana kontribusi mereka terhadap pembangunan desa. Kami berharap keberadaan aktivitas usaha di wilayah kami juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Sawangan,” ujarnya.
Menurut Rudiyanto, komunikasi dengan pihak vendor diperlukan agar kontribusi yang dibahas memiliki arah dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan desa. Ia berharap pembicaraan tersebut dapat membuka peluang kerja sama yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Prinsipnya, kami ingin membangun komunikasi yang baik dengan pihak vendor agar ada kontribusi yang jelas dan bisa dirasakan oleh masyarakat. Tentunya, bentuk dukungan dan program yang akan dilakukan perlu dibahas bersama agar sesuai dengan kebutuhan desa,” katanya.
Sementara itu, warga Sawangan, Omlen, mengingatkan agar persoalan tersebut disikapi secara objektif. Ia menilai pembahasan mengenai kontribusi vendor harus mempertimbangkan kepentingan masyarakat secara menyeluruh dan tidak hanya melihat persoalan dari satu sisi.
“Dalam persoalan ini kita harus objektif. Semua pihak harus dilihat secara proporsional, baik pemerintah desa, pihak vendor, maupun masyarakat. Jangan sampai kita hanya melihat dari satu sisi, tetapi harus mempertimbangkan fakta dan kepentingan masyarakat secara keseluruhan,” ungkapnya.
Omlen juga menekankan pentingnya kejelasan mengenai bentuk kontribusi yang dibahas. Menurutnya, masyarakat perlu mengetahui mekanisme dan manfaat dari dukungan yang nantinya diberikan oleh pihak vendor.
“Kalau memang ada pembahasan mengenai kontribusi vendor untuk pembangunan desa, tentu perlu ada kejelasan tentang bentuk kontribusinya, mekanismenya, dan manfaat yang akan diterima masyarakat. Yang terpenting, semuanya dilakukan secara terbuka dan benar-benar memberikan dampak positif bagi warga Sawangan,” pungkasnya.(hdi/ysp)
