Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemilihan Sekda Subang Langsung oleh Kepala Dinas dan Camat serta Kabag, Ini Skema Baru yang Digagas Kang Rey

D
Dobi MaulanaEditor: Indrawan Setiadi
|10:55 WIB
Bagikan:
Pemilihan Sekda Subang Langsung oleh Kepala Dinas dan Camat serta Kabag, Ini Skema Baru yang Digagas Kang Rey
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, yang akrab disapa Kang Rey, menyampaikan rencananya untuk mengubah skema penentuan calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang.

PASUNDANEKSPRES.ID - Ada gagasan menarik untuk pemilihan Sekda Subang. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, yang akrab disapa Kang Rey, menyampaikan rencananya untuk mengubah skema penentuan calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang.

Apabila dalam tahapan seleksi terdapat tiga kandidat terbaik yang masuk sebagai calon Sekda, Kang Rey berencana mengumumkan ketiga nama tersebut secara terbuka kepada publik.

Ia bahkan ingin melibatkan para camat, kepala dinas (Kadis), hingga kepala bagian (Kabag) untuk mendengarkan secara langsung pemaparan visi dan misi dari masing-masing kandidat sebelum menentukan pilihan.

“Kalau sudah masuk tiga besar, ada tiga nama, maka akan saya buka di depan umum. Saya akan kumpulkan camat, kepala dinas, dan Kabag untuk mendengarkan visi misi Sekda, kemudian mereka bisa memilih,” ujar Kang Rey saat ditemui media di Mapolres Subang, Senin (31/8/2026).

Menurut Kang Rey, rencana tersebut merupakan upaya untuk mengubah pola pemilihan Sekda yang selama ini cenderung tertutup menjadi proses yang lebih transparan dan melibatkan partisipasi dari jajaran birokrasi.

Ia mengakui bahwa skema tersebut belum secara khusus diatur dalam regulasi yang berlaku. Selain itu, sejauh pengetahuannya, belum ada daerah lain yang menerapkan mekanisme serupa dalam menentukan Sekda.

“Walaupun itu belum ada aturannya, belum ada daerah yang pakai,” ujarnya.

Gagasan tersebut, lanjut Kang Rey, dilatarbelakangi oleh keinginannya untuk mendapatkan sosok Sekda yang benar-benar mampu bekerja sama dan membangun kolaborasi dengan seluruh jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang.

Menurutnya, seorang Sekda tidak cukup hanya memiliki kemampuan dalam bidang administrasi, tetapi juga harus mampu menyatukan serta membangun kolaborasi antara para camat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan kepala bagian.

“Sekda itu tugasnya mempersatukan dan mengkolaborasikan dengan camat, kepala OPD, Kabag,” tegasnya.

Kang Rey menilai Sekda akan menjadi figur penting yang bekerja bersama kepala daerah dan seluruh jajaran birokrasi dalam menjalankan roda pemerintahan. Oleh sebab itu, ia menginginkan Sekda yang nantinya terpilih memiliki kepercayaan yang kuat dari kalangan birokrasi.

Ia juga menyinggung bahwa masa kepemimpinannya sebagai kepala daerah di Kabupaten Subang tidak akan berlangsung untuk selamanya.

Kang Rey mengatakan bahwa dirinya belum tentu akan kembali mencalonkan diri pada 2029 dan bisa saja memilih langkah lain dalam perjalanan politik maupun kariernya.

“Bisa saja saya 2029 tidak akan nyalon lagi atau ke mana,” ujarnya.

Atas dasar itu, Kang Rey menilai Kabupaten Subang perlu memiliki sosok Sekda yang mampu menjalankan tugas secara kuat dan berkesinambungan, termasuk ketika terjadi pergantian kepemimpinan di daerah.

Rencana tersebut membuka peluang bagi proses seleksi Sekda Subang ke depan untuk dilaksanakan secara lebih transparan.

Prosesnya tidak hanya bertumpu pada tahapan administrasi dan penilaian dari tim seleksi, tetapi juga dapat memberikan kesempatan kepada para pejabat birokrasi untuk mengenal langsung visi dan misi para kandidat sebelum menentukan pilihan.

Meski demikian, penerapan mekanisme tersebut tetap harus diselaraskan dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Sekda.

Dengan demikian, gagasan mengenai keterbukaan dan partisipasi tersebut dapat diterapkan tanpa mengesampingkan prosedur resmi yang telah ditetapkan.

Berita Terbaru

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional39 menit lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline8 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional10 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Headline12 jam lalu
Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Lifestyle13 jam lalu
Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Lifestyle15 jam lalu
Apa Saja Makanan Gluten Free? Ini Daftar Pilihan yang Mudah Ditemukan

Apa Saja Makanan Gluten Free? Ini Daftar Pilihan yang Mudah Ditemukan

Lifestyle15 jam lalu
Lowongan Kerja Subang Terbaru Oktober 2026: PT Daenong Global Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja Subang Terbaru Oktober 2026: PT Daenong Global Buka Posisi Ini

Lifestyle17 jam lalu
Tiga Amil BAZNAS Subang Lulus Sertifikasi Kompetensi Pengelolaan Zakat Tingkat Nasional

Tiga Amil BAZNAS Subang Lulus Sertifikasi Kompetensi Pengelolaan Zakat Tingkat Nasional

Subang18 jam lalu