Pengabdian Masyarakat, Cakrawala Indonesia Bangkit UPI Dorong Potensi Desa Wisata Cibeusi

SUBANG-Pengurus Cakrawala Indonesia Bangkit (CIB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berlangsung di Lesehan Sawah Curug Ciangin, Desa Wisata Cibeusi, Kabupaten Subang, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah konkret CIB UPI—organisasi penampung aspirasi serta forum pertukaran informasi antar-penerima Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag - LPDP melalui Puspenma—dalam memberikan kontribusi nyata dan keberdampakan langsung bagi masyarakat perdesaan.
Lurah CIB UPI, Yosef Budiman, S.Pd., M.Com., menegaskan bahwa partisipasi aktif para awardee beasiswa dalam pengabdian ini merupakan bagian dari kewajiban moral dan akademik. Menurutnya, sebagai penerima beasiswa, mahasiswa tidak hanya dituntut unggul di ruang kelas, tetapi juga harus mampu mengambil peran strategis di tengah masyarakat. "Sebagai penerima beasiswa, tentu kami memiliki tanggung jawab akademik sekaligus moral tentang pentingnya mengambil peran untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Yosef di sela-sela kegiatan.
Dalam mengurai tantangan yang dihadapi para pelaku usaha lokal, kegiatan pengabdian ini menghadirkan dua pemateri, yaitu Novitasari, S.Pd. dan Fazar Rifqi As Shidiq, M.Pd. yang dimoderatori oleh Risnatati, S.Pd. dan Liah Siti Syarifah, M.Pd. Kedua pemateri secara komprehensif mengupas dua aspek krusial bagi pengembangan desa wisata dan peningkatan kualitas produk lokal: Jaminan Kualitas dan Keamanan Produk: Pentingnya pemahaman mengenai komposisi bahan serta pencantuman tanggal kedaluwarsa (expire date) pada produk usaha desa.
Pemahaman ini sangat vital agar pengelola desa wisata dapat memberikan standar pelayanan dan keamanan mutu terbaik bagi para wisatawan maupun pengunjung. Strategi Pemasaran Berkelanjutan: Strategi pemasaran terintegrasi (integrated marketing) dan berkelanjutan (sustainable marketing) untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal serta memperkuat daya tarik destinasi wisata Cibeusi secara jangka panjang.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara yang berlangsung meriah, seru, dan interaktif. Puluhan pelaku UMKM serta pegiat wisata Desa Cibeusi aktif berdiskusi mendalami materi yang disampaikan. Apresiasi positif juga datang dari pemerintah desa setempat.
Turut hadir dalam acara tersebut Direktur BUMDesa Cibeusi Sanib, yang memberikan sambutan hangat dan dukungan penuh, didampingi oleh Penanggung Jawab (PJ) Desa Wisata Cibeusi, Karya. Sementara itu, Jaelani Husni, M.Hum., mahasiswa S3 Pendidikan Sejarah sekaligus Awardee BIB Kemenag yang bertindak sebagai humas kegiatan, menyampaikan pentingnya sinergi antara akademisi dan masyarakat desa. "Peran penerima beasiswa memang sudah seharusnya menawarkan konsep atau menjadi bagian integral dari upaya pengembangan ekonomi dari kalangan akademisi, terlebih dalam lingkup perdesaan. Desa adalah fondasi ekonomi warga, dan kolaborasi seperti inilah yang kita perlukan," tegas Jaelani.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, CIB UPI berharap dapat terus memicu lahirnya inovasi-inovasi berbasis keilmuan yang berdampak langsung pada kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ekosistem Desa Wisata Cibeusi di Kabupaten Subang.(hdi/sep)
