Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Peringati Hari Bumi, Ateng Sutisna Tanam 3.000 Mangrove

D
Dadan RamdanEditor: Dede SM
|23:10 WIB
Bagikan:
Peringati Hari Bumi, Ateng Sutisna Tanam 3.000 Mangrove
Anggota DPR RI Fraksi PKS saat menanam mangrove di pesisir pantai utara Subang bersama lintas sektor dalam rangka memperingati Hari Bumi, Rabu (22/4/2026).(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Anggota Komisi XII DPR RI Fraksi PKS Dapil Jabar IX, Ateng Sutisna, menghadiri kegiatan penanaman 3.000 pohon mangrove di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, dalam rangka memperingati Hari Bumi, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Lingkungan Nusantara Indah (YLNI) ini melibatkan CDK Wilayah II Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang, PT Pertamina EP Field Subang, PT Global Dairi Alami Subang, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ateng menegaskan peringatan Hari Bumi tidak boleh berhenti pada seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam aksi nyata yang berkelanjutan. Penanaman mangrove dinilai sebagai langkah konkret menjaga ekosistem pesisir sekaligus bentuk tanggung jawab bersama terhadap lingkungan.

“Kita tidak hanya memperingati Hari Bumi, tetapi menegaskan komitmen bahwa bumi adalah titipan bagi generasi mendatang. Menanam mangrove hari ini merupakan investasi jangka panjang,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Mangrove Miliki Peran Pelindung Alami Abrasi

Ia menjelaskan kegiatan tersebut sejalan dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2025 tentang pengelolaan ekosistem mangrove. Mangrove memiliki peran strategis sebagai pelindung alami dari abrasi, penyerap karbon biru, habitat biodiversitas laut, serta penopang ekonomi masyarakat pesisir.

Ateng juga mengingatkan kondisi lingkungan, khususnya di pesisir utara Jawa, menghadapi tekanan serius seperti abrasi, intrusi air laut, hingga meningkatnya banjir rob dan cuaca ekstrem. Karena itu, pembangunan harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan.

Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi energi, lingkungan hidup, dan investasi, ia menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi dalam pengelolaan lingkungan, termasuk memperkuat audit lingkungan sebagai langkah pencegahan.

Ateng turut mengapresiasi YLNI atas inisiatif kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak. Ia berharap model tersebut dapat direplikasi di wilayah pesisir lain dan terintegrasi dengan program nasional rehabilitasi mangrove.

“Kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat serta didukung pendanaan berkelanjutan dan pengawasan berbasis data,” katanya.

Ia berharap penanaman mangrove ini menjadi awal gerakan yang lebih luas dalam menjaga lingkungan. “Yang kita jaga bukan hanya mangrove, tetapi masa depan generasi mendatang,” pungkasnya. (dan/ded)

Berita Terbaru

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga19 menit lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat1 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline2 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline5 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional6 jam lalu
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline13 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional15 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional15 jam lalu
Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Headline17 jam lalu