Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perumda Tirta Rangga Subang Fokus Garap Bisnis Air Kemasan Secara Mandiri

E
EgiEditor: Egi
|19:26 WIB
Bagikan:
Perumda Tirta Rangga Subang Fokus Garap Bisnis Air Kemasan Secara Mandiri
Jajaran Direksi dan pegawai Perumda Tirta Rangga Subang saat menunjukan produk Air Minum Dalam Kemasan yang diberi merk TRS Water.(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Subang menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan meresmikan kantor pemasaran khusus yang terpisah dari kantor pusat, di Jalan Perumnas Subang, Selasa (24/6/25).

"Kita sekarang sudah punya kantor pemasaran khusus. Ini menandakan keseriusan perusahaan untuk membentuk tim secara mandiri," ujar Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang, Lukman Nurahakim.

Lukman menjelaskan, dengan adanya kantor baru ini, tim AMDK dibentuk secara terpisah dari unit layanan air bersih.

Mereka akan fokus penuh pada urusan pemasaran, penjualan, hingga manajemen produksi AMDK, tanpa terlibat dalam pekerjaan pelayanan air bersih yang menjadi tugas utama PDAM selama ini.

Rencananya, struktur organisasi tim AMDK akan diperkuat dengan pembentukan jabatan setingkat manajer khusus. Jika unit usaha ini terus berkembang, tidak menutup kemungkinan akan dibentuk anak perusahaan tersendiri yang khusus menangani produksi dan distribusi AMDK.

"Pemerintah tentu akan menilai keseriusan kami. Kalau ini berkembang, bisa saja ke depan dibentuk anak perusahaan. Semua tergantung pada sejauh mana keberlanjutan dan dukungan pemerintah juga," jelasnya.

Saat ini, lanjutnya Perumda TRS telah memiliki izin edar untuk berbagai varian AMDK, mulai dari kemasan cup, galon, hingga botol ukuran 330 ml dan 600 ml. 

Produksi galon sendiri sudah berjalan dalam skala terbatas untuk konsumsi internal perusahaan. 

Sementara itu, untuk cup dan botol, sudah mulai dipasarkan ke masyarakat dengan capaian distribusi lebih dari 2.000 karton per bulan.

"Target kita sebenarnya bisa sampai 10.000 hingga 20.000 karton per bulan, di luar varian galon. Ini menjadi langkah awal dari diversifikasi usaha PDAM secara serius," ungkapnya.

Meski masih belum memiliki gudang yang representatif, Perumda TRS telah menyiapkan lahan pengembangan di area belakang kantor pemasaran untuk membangun fasilitas penyimpanan yang lebih besar ke depannya.

Tak hanya itu, Perumda Subang juga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat yang ingin bergabung sebagai mitra penjualan.

"Silakan datang langsung ke Kantor Pemasaran AMDK kami. Kesempatan ini terbuka bagi siapa saja yang ingin berkolaborasi," tuturnya.

Sementara itu, Pemerintah Daerah melalui Asisten Daerah (Asda) II, H. Hidayat menyampaikan apresiasi 

atas langkah Perumda TRS dalam melakukan pengembangan usaha, khususnya melalui terobosan baru berupa pengadaan air kemasan.

"Terlebih lagi, saat ini telah tersedia tempat khusus untuk pengemasan, seperti yang sama-sama kita saksikan hari ini. Ini menunjukkan adanya keseriusan dari manajemen PDAM dalam mengembangkan usahanya secara profesional," terangnya.

Dari laporan yang tadi disampaikan, kata H. Hidayat, diketahui bahwa sudah ribuan dus air kemasan yang berhasil didistribusikan. Ini tentu merupakan perkembangan yang sangat menggembirakan dan patut kita dukung bersama.

"Ke depan, saya berharap pengembangan ini terus ditingkatkan. Jaringan distribusi juga harus lebih dimanfaatkan secara optimal, mengingat PDAM merupakan milik pemerintah daerah," katanya.

Dia menyebut, jangkauan produk ini harus bisa sampai ke tingkat kecamatan hingga desa. Selain memberikan akses air minum berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat, ini juga akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dapat digunakan untuk mendukung pembangunan daerah.

"Untuk itu, saya mengucapkan selamat kepada seluruh jajaran Perumda TRS atas inovasi dan kerja kerasnya. Teruslah berjuang dan berinovasi, agar menjadi perusahaan yang mandiri, tidak bergantung lagi pada penyertaan modal dari pemerintah daerah, tetapi mampu bertahan dan berkembang melalui upaya kemandirian dan profesionalisme," pungkasnya.(cdp/sep)

Berita Terbaru

Daftar Film Indonesia yang Tayang di Netflix Oktober 2026, Ada Jangan Buang Ibu

Daftar Film Indonesia yang Tayang di Netflix Oktober 2026, Ada Jangan Buang Ibu

HeadlineBaru saja
Revisi UU Pengadilan Militer, Anggota yang Terjerat Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Revisi UU Pengadilan Militer, Anggota yang Terjerat Pidana Umum Harus Diadili di Peradilan Umum

Headline1 jam lalu
10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Musim Hujan

10 Hal yang Harus Dipersiapkan Menjelang Musim Hujan

Headline2 jam lalu
Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Subang4 jam lalu
Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Lifestyle5 jam lalu
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional6 jam lalu
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga6 jam lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga9 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini9 jam lalu