Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

PKM Pusakanagara Skrining Massal Masyarakat, Cegah Penyakit TBC

E
EgiEditor: Egi
|06:00 WIB
Bagikan:
PKM Pusakanagara Skrining Massal Masyarakat, Cegah Penyakit TBC
Sejumlah warga saat mengikuti pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis di PKM Pusakanagara.(Dadan Ramdan/Pasundan EKspres)

SUBANG-Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Pusakanagara terus memberikan pelayanan paripurna kepada masyarakat. Salahsatunya adalah pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis, bagi masyarakat yang memiliki keluhan, bisa mendatangi puskesmas dan petugas medis akan melayani dengan sepenuh hati. Program itu disebut skrining masal dari Kementerian Kesehatan melalui Puskesmas Pusakanagara yang digelar di Aula Kecamatan Pusakanagara, Kamis (20/02).

Kepala UPTD PKM Pusakanagara dr Ade Wawan mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya Kementrian Kesehatan guna pencarian deteksi dini TB dan perluasan layanan TB yang berkualitas. Tujuannya, agar pengidap TB yang ditemukan lebih cepat diobati sehingga peluang kesembuhan meningkat.

Kegiatannya mencakup advokasi dan in-house training menyediakan jejaring akses pemeriksaan laboratorium, yakn Tes Cepat Molekuler/TCM dan mikroskopis, dan logistik seperti obat melalui OAT (Obat Anti Tuberkulosis) program dan Bahan Habis Pakai (BHP), termasuk katrid, pot dahak dan lainnya, kepada fasyankes. "Ini merupakan upaya penemuan kasus sedini mungkin, pengobatan secara tuntas sampai sembuh merupakan salah satu upaya yang terpenting dalam memutuskan penularan TBC di masyarakat dan target kami dalam pemeriksaan ini kita targetkan 150 orang," ujar dr Ade Wawan.

Lebih lanjut dia, menjelaskan, perlu diketahui, gejala-gejala awal muncul TBC pada seseorang dapat berupa batuk karena menyerang saluran pernapasan dan juga organ pernapasan, batuk berdahak terus-menerus selama 2 sampai 3 minggu atau lebih. Kemudian sesak napas, nyeri pada dada, badan lemas dan rasa kurang enak badan, nafsu makan menurun, berat badan menurun, dan biasanya yang muncul adalah berkeringat pada waktu malam hari meskipun tidak melakukan kegiatan apapun. "Biasanya yang rentan TBC itu adalah yang kontak langsung dengan penderita TBC, perokok, selain itu yang rentan TBC tersebut ada di daerah yang padat, daerah kumuh, dan daerah yang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) nya kurang, di situ potensi penularan," pungkasnya.(dan/sep)

Berita Terbaru

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle22 menit lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline1 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional1 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline2 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle2 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional2 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional3 jam lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional3 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional4 jam lalu
PKM Pusakanagara Skrining Massal Masyarakat, Cegah Penyakit TBC | Pasundan Ekspres