Pondok Pesantren Salafiyah di Subang Kelola Sampah, Kang Akur Dorong Jadi Model Pemberdayaan Ekonomi

SUBANG – Pengelolaan sampah yang dilakukan santri Pondok Pesantren Salafiyah Terpadu Nurul Anwar Mubtadi’in Subang mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi.
Menurut Agus Masykur, pengelolaan sampah yang telah berjalan sejak 2025 tersebut tidak hanya menjadi bagian dari edukasi lingkungan, tetapi juga berpotensi dikembangkan sebagai bentuk pemberdayaan santri yang berdampak pada sektor ekonomi masyarakat.
Hal itu disampaikan Kang Akur saat menghadiri tabligh akbar dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW 2026M/1448H di Pondok Pesantren Salafiyah Terpadu Nurul Anwar Mubtadi’in, Senin (21/09/2026).
Dalam sambutannya, Kang Akur menyampaikan apresiasi terhadap dukungan pondok pesantren terhadap program edukasi pengelolaan sampah.
"Pengolahan sampahnya luar biasa, cukup baik, menjadi cerminan meneladani Nabi Muhammad SAW," ujar Kang Akur.
Ia menilai lokasi pondok pesantren yang strategis di wilayah Kecamatan Subang memiliki tantangan sekaligus peluang untuk mengembangkan berbagai potensi santri, termasuk dalam sektor pengelolaan sampah.
Menurutnya, pemberdayaan potensi santri melalui pengelolaan sampah dapat menjadi contoh bagi pondok pesantren lainnya maupun masyarakat secara umum.
"Sehingga ekonomi masyarakat Subang menggeliat," katanya.
Kang Akur juga menjelaskan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terus berupaya mewujudkan masyarakat Subang yang religius dengan menopang para santri agar unggul, maju, dan kompetitif.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai bentuk kolaborasi, termasuk dengan pondok pesantren.
"Ini tentu PR kita semuanya, kita sama-sama berkolaborasi dengan masyarakat, organisasi masyarakat lainnya untuk mewujudkannya," tutupnya.(ysp)
