Respons Dedi Mulyadi soal Janji Perbaikan Jembatan di Subang yang Tak Kunjung Direalisasi

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya menanggapi unggahan warga yang kembali mengingatkan janji perbaikan jembatan rusak di Kampung Cigebang, Kabupaten Subang.
Sejak resmi menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, sejumlah komitmen yang disampaikan Dedi Mulyadi terus menjadi perhatian masyarakat.
Seiring waktu, warga mulai menyuarakan penagihan janji tersebut, mulai dari persoalan perbaikan jalan hingga kondisi jembatan yang rusak.
Salah satu janji yang kini kembali disorot berasal dari warga Kampung Cigebang, Desa Talagasari, Kecamatan Serang Panjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Seorang warga setempat mengunggah sebuah video melalui akun TikTok @niaanggraeni.nia8 yang menampilkan kondisi jembatan rusak, yang sebelumnya disebut akan diperbaiki oleh Dedi Mulyadi.
Meski janji tersebut telah disampaikan sekitar delapan bulan lalu, hingga kini perbaikan jembatan tersebut belum juga direalisasikan.
“Jembatan ini sudah dijanjikan perbaikannya oleh KDM atau Kang Dedi Mulyadi,” ucap pengunggah, Senin (19/1/2026).
Warga tersebut bahkan turut menampilkan potongan video sebagai bukti jejak digital saat Dedi Mulyadi menyampaikan janji perbaikan Jembatan Cigebang.
Dalam rekaman itu, Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa kondisi Jembatan Cigebang yang rusak membuat dirinya merasa malu.
Ia pun menegaskan bahwa perbaikan Jembatan Cigebang akan ditangani oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).
“Ya sudah Provinsi Jawa Barat akan membuatkan jembatan gantung yang bagus,” ujar Dedi Mulyadi.
Dalam rekaman tersebut, pernyataan janji Dedi Mulyadi langsung disambut antusias oleh warga setempat.
Namun, hingga delapan bulan berlalu sejak janji itu disampaikan, perbaikan jembatan belum juga terealisasi.
Karena itu, pengunggah video meminta kepastian terkait realisasi perbaikan jembatan yang pernah dijanjikan Dedi Mulyadi.
Warga tersebut bahkan turut membagikan kondisi terbaru jembatan yang kini semakin memprihatinkan.
“Sekarang jembatannya sudah sangat tak layak pakai,” tutur warga tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa Jembatan Cigebang selama ini kerap menelan korban.
Kecelakaan sering dialami pengendara sepeda motor yang terjatuh, bahkan anak-anak serta warga lanjut usia pun tak jarang terpeleset hingga tercebur ke sungai.
“Sudah 8 bulan sejak konten (janji Dedi Mulyadi) beredar, tapi belum ada perbaikan sama sekali. Bagaimana mana nih warga Jabar, akankah Kang Dedi akan memperbaiki jembatan ini?,” ucap warga tersebut.
Menanggapi video warga yang kembali menagih janji perbaikan Jembatan Cigebang di Subang, Dedi Mulyadi akhirnya memberikan penjelasan.
Ia menyampaikan bahwa penanganan Jembatan Cigebang masuk dalam kategori pembangunan baru, bukan sekadar perbaikan.
Karena itu, terdapat sejumlah tahapan yang harus dilalui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebelum pembangunan jembatan dapat dilaksanakan.
“Kami masih menunggu proses lelang agar pekerjaan bisa ditangani oleh penyedia jasa,” kata Dedi Mulyadi.
Selain itu, Dedi Mulyadi menuturkan bahwa jumlah jembatan di wilayah Jawa Barat sangat banyak dan anggaran untuk pembangunannya telah disiapkan.
Ia juga menambahkan bahwa sebenarnya perbaikan maupun pembangunan jembatan dapat dilakukan oleh pemerintah di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
“Sebenarnya pembangunan jembatan ini bisa dilakukan menggunakan dana desa atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten,” ujarnya.
Meski demikian, Dedi Mulyadi memahami bahwa keterbatasan anggaran desa maupun APBD bisa menjadi kendala, sehingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat turun tangan membantu.
Alih-alih merasa tersinggung karena ditagih janji, Dedi Mulyadi justru menyampaikan apresiasi kepada warga yang telah menyampaikan laporan tersebut.
Namun, ia meminta masyarakat untuk bersabar mengingat rencana proyek tersebut baru berjalan sekitar delapan bulan.
Pria yang akrab disapa KDM itu juga menyinggung adanya proyek-proyek lain yang bahkan terbengkalai hingga puluhan tahun.
Respons Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat menanggapi tagihan janji perbaikan jembatan rusak di Subang pun memicu beragam reaksi dari warganet.
Tak sedikit pengguna media sosial yang memberikan apresiasi, menilai respons Dedi Mulyadi tergolong cepat meski tetap meminta warga bersabar.
