Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

PASUNDANEKSPRES.ID - Kawasan Pasir Panyileukan di Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kini memiliki wajah baru setelah menjalani pembenahan infrastruktur dan penataan lingkungan. Kawasan yang sebelumnya dikenal dipenuhi bangunan liar dan terkesan kumuh tersebut kini tampil lebih tertata dan diproyeksikan menjadi salah satu titik persinggahan wisata di jalur Subang-Bandung.
Penataan kawasan wisata ini diresmikan langsung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM bersama Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi pada Rabu (4/11/2026).
Peresmian berlangsung di kawasan Jalan Tangkuban Parahu yang merupakan jalur utama penghubung Subang dan Bandung. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bandung Barat dan Wali Kota Bandung sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan pariwisata yang saling terhubung antardaerah.
Pembenahan wisata di Ciater ini dilakukan dengan memperbaiki sejumlah fasilitas dasar dan mempercantik lingkungan sekitar. Infrastruktur jalan dan drainase menjadi bagian dari pekerjaan penataan, disertai pembangunan taman serta area swafoto yang dapat dimanfaatkan pengunjung.
Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM
Bagi wisatawan yang berangkat dari Jakarta, kawasan Pasir Panyileukan dapat dijangkau melalui beberapa pilihan perjalanan darat. Salah satu jalur yang dapat digunakan adalah melalui Tol Jakarta-Cikampek, kemudian melanjutkan perjalanan menuju wilayah Purwakarta dan Subang.
Pilihan rute dapat disesuaikan dengan kondisi lalu lintas, titik keberangkatan, serta kendaraan yang digunakan.
1. Rute via Tol Cipularang dan Subang
Jalur tol menjadi salah satu pilihan bagi pengendara yang ingin menghemat waktu perjalanan dari Jakarta menuju kawasan Ciater.
Perjalanan dimulai dengan memasuki Tol Jakarta-Cikampek, kemudian melanjutkan perjalanan melalui Tol Cipularang atau jaringan Tol Purbaleunyi menuju wilayah Purwakarta.
Pengendara dapat memilih akses keluar yang sesuai dengan rute lanjutan, misalnya melalui Gerbang Tol Sadang atau akses menuju Subang. Dari wilayah tersebut, perjalanan dilanjutkan ke arah Jalancagak, kemudian menuju Ciater.
Setelah memasuki kawasan Ciater, pengendara tinggal mengikuti Jalan Raya Subang-Bandung atau Jalan Tangkuban Parahu. Kawasan Pasir Panyileukan berada di jalur tersebut sehingga relatif mudah dijangkau dengan mengikuti petunjuk arah menuju Ciater.
Rute ini menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin mengakses Pasir Panyileukan melalui wilayah Subang tanpa harus terlebih dahulu melewati pusat Kota Bandung.
2. Rute Alternatif via Purwakarta-Wanayasa
Selain menggunakan jalur tol, wisatawan dari Jakarta juga dapat memilih perjalanan melalui Purwakarta dan Wanayasa.
Dari Jakarta, perjalanan diarahkan menuju Purwakarta, kemudian dilanjutkan ke kawasan Wanayasa. Selanjutnya, pengendara menuju Jalancagak, Kabupaten Subang, sebelum melanjutkan perjalanan ke Ciater melalui jalur pegunungan.
Rute ini menawarkan suasana perjalanan yang berbeda karena melewati kawasan perbukitan dan pedesaan. Namun, pengendara perlu memperhatikan kondisi jalan, terutama pada sejumlah ruas yang memiliki tanjakan, tikungan, serta kondisi lalu lintas yang dapat berubah.
Keberadaan Pasir Panyileukan yang kini lebih tertata menambah potensi daya tarik wisata di kawasan Ciater. Lokasinya yang berada di jalur penghubung Subang-Bandung menjadi keuntungan tersendiri karena dilintasi wisatawan yang menuju berbagai destinasi di kawasan pegunungan.
Selama ini, Ciater dikenal memiliki daya tarik berupa perkebunan teh, udara sejuk, serta sejumlah destinasi wisata alam dan pemandian air panas. Penataan Pasir Panyileukan diharapkan dapat melengkapi kawasan tersebut dengan menghadirkan ruang publik yang lebih nyaman untuk dikunjungi.
Bagi wisatawan dari Jakarta, Pasir Panyileukan kini dapat menjadi salah satu lokasi persinggahan ketika melakukan perjalanan menuju Ciater dan kawasan wisata Subang.
Sebelum berangkat, pengunjung disarankan memeriksa kondisi lalu lintas, cuaca, serta situasi jalan menuju Ciater. Penggunaan aplikasi navigasi juga dapat membantu memilih jalur yang paling sesuai dengan kondisi perjalanan.
(ipa)
