SMP IT Bhaskara Tanamkan Kemandirian dan Kepedulian Bencana Lewat Pramuka

SUBANG-SMP IT Bhaskara menggelar kegiatan Pramuka selama dua hari sebagai bagian dari program tahunan sekolah untuk membentuk karakter, melatih kedisiplinan, serta menumbuhkan kemandirian dan tanggung jawab siswa. Kegiatan tersebut mengusung tema "Harmoni Bhaskara, Menyatukan Perbedaan" dengan melibatkan sekitar 200 peserta yang terbagi ke dalam sejumlah regu.
Kepala SMP IT Bhaskara, Unib Sobirin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen sekolah dalam mengembangkan karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler.
Menurutnya, Pramuka tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan sikap dan kepribadian yang positif. Ia menjelaskan, tema yang diangkat tahun ini menekankan pentingnya kebersamaan di tengah perbedaan. Melalui berbagai aktivitas yang dilaksanakan, para siswa diharapkan mampu belajar bekerja sama, saling menghargai, serta meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri maupun kelompok. "Maka rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan pawai serta berbagai aktivitas untuk golongan Siaga.
Peserta Siaga mengikuti kegiatan selama satu hari tanpa menginap, sedangkan kegiatan menginap diperuntukkan bagi peserta golongan Penggalang," ujarnya.
Bagi peserta Penggalang, panitia menyiapkan sejumlah materi kepramukaan, mulai dari latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), keterampilan ayoo tali-temali, hingga pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Materi tersebut diberikan untuk meningkatkan kemampuan dasar siswa dalam menghadapi berbagai situasi di lingkungan sekitar.
Selain keterampilan kepramukaan, siswa juga mendapatkan pengenalan tanggap bencana dengan menghadirkan pemateri yang memberikan edukasi mengenai langkah-langkah menghadapi situasi darurat. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memahami tindakan dasar yang perlu dilakukan ketika menghadapi bencana, seperti gempa bumi.
Edukasi mengenai pencegahan dan penanggulangan kebakaran juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Menurut Unib, pengetahuan tersebut penting dikenalkan sejak dini agar siswa memahami potensi bahaya, mampu melakukan langkah antisipasi, serta mengetahui tindakan yang tepat ketika terjadi keadaan darurat.
Pada malam hari, kegiatan dilengkapi dengan apresiasi seni dari masing-masing regu. Penampilan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas, keberanian tampil di depan umum, sekaligus mempererat hubungan antarpeserta dalam suasana kebersamaan.
Ia menambahkan, kegiatan Pramuka di SMP IT Bhaskara menjadi bagian dari pembinaan ekstrakurikuler yang dilaksanakan secara rutin. Sekolah berupaya memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan pembelajaran di kelas, sehingga siswa dapat mengembangkan keterampilan sosial, kedisiplinan, dan kemampuan bekerja dalam tim.
"Melalui kegiatan selama dua hari ini, para siswa dapat memperoleh pengalaman berharga, khususnya dalam melatih mental, keberanian, dan kemandirian ketika berada jauh dari keluarga. Pengalaman tersebut juga diharapkan menumbuhkan empati serta kesadaran bahwa kebersamaan dan sikap saling membantu merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.(znl/sep)
