SMP Negeri 6 Subang Gaungkan Semangat Merdeka Tanpa Bullying dan Narkoba

PASUNDANEKSPRES.ID - SMP Negeri 6 Subang menggelar rangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan konsep yang berbeda. Selain diisi berbagai perlombaan khas Agustusan, kegiatan tersebut dipadukan dengan kampanye anti-bullying dan anti-narkoba bagi seluruh civitas akademika.
Rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari, yakni Selasa (18/8/2026) dengan agenda kampanye anti-bullying dan Rabu (19/8/2026) yang diisi kampanye anti-narkoba.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para siswa untuk memaknai kemerdekaan tidak hanya melalui perayaan, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan.
Seluruh Civitas Akademika SMP Negeri 6 Subang Mengikuti Ikrar Anti-Bullying
Pada hari pertama, seluruh civitas akademika SMP Negeri 6 Subang mengikuti ikrar anti-bullying. Ikrar tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk menolak segala bentuk perundungan, kekerasan, maupun tindakan yang dapat merugikan dan menyakiti sesama warga sekolah.
Sementara itu, pada hari kedua, para siswa mendapatkan pembinaan mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Dalam kegiatan tersebut, SMP Negeri 6 menghadirkan pemateri dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Subang untuk memberikan edukasi kepada para siswa mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan, pendidikan, dan masa depan generasi muda.
Kepala SMP Negeri 6 Subang, Drs. H. Opa Mustopa, mengatakan kegiatan tersebut sangat positif karena dapat menjadi sarana untuk membentuk karakter siswa.
Menurutnya, para siswa perlu dibekali pemahaman agar senantiasa menghindari perilaku bullying, kekerasan terhadap teman, serta penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan.
“Kegiatan saat ini sangat bagus, terutama untuk memupuk perilaku anak agar senantiasa tidak melakukan bullying dan kekerasan terhadap teman serta menjauhi narkoba yang akan merusak masa depan,” ujarnya.
Selain itu, Wakasek Kesiswaan SMP Negeri 6 , Ucu, S.S., M.Pd., menjelaskan kampanye anti-bullying dan anti-narkoba sengaja disisipkan dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI. Langkah tersebut dilakukan agar semangat dan euforia kemerdekaan dapat diarahkan pada pesan-pesan positif yang lebih dekat dengan kehidupan para siswa.
Menurutnya, makna kemerdekaan bagi para siswa tidak hanya sebatas bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas dari bullying, kekerasan, serta obat-obatan terlarang. Dengan demikian, para siswa diharapkan mampu tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Selain kampanye edukatif, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai perlombaan yang mengedepankan kebersamaan dan kekompakan. Sejumlah permainan yang digelar di antaranya estafet air, estafet tongkat, suit game, serta berbagai perlombaan lainnya yang diikuti dengan penuh antusias oleh siswa maupun para guru.
Antusiasme juga terlihat dari keterlibatan para guru hingga kepala sekolah yang turut menjadi peserta dalam sejumlah perlombaan. Seluruh persiapan kegiatan dilakukan oleh pengurus OSIS bersama pengurus ekstrakurikuler di bawah bimbingan para pembina.
"Maka melalui kegiatan ini, SMP Negeri 6 berharap semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui sekolah yang semakin kompak, aman, dan bebas dari bullying serta narkoba," pungkasnya.(znl/ysp)
