Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tak Sampai Rp2 Miliar, WTP Cijambe Mampu Olah Air dengan Tingkat Kekeruhan Tinggi

C
Cindy Desita Putri Editor: Dede SM
|21:00 WIB
Bagikan:
Tak Sampai Rp2 Miliar, WTP Cijambe Mampu Olah Air dengan Tingkat Kekeruhan Tinggi
Direktur Utama Perumda Tirta Rangga (PDAM) Subang, Lukman Nurhakim (kanan), didampingi Direktur Operasional saat menjelaskan WTP Cijambe.(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES - 

Direktur Utama Perumda Tirta Rangga (PDAM) Subang, Lukman Nurhakim, mengungkapkan inovasi signifikan dalam pembangunan Water Treatment Plant (WTP) Cijambe yang diklaim mampu mengolah air baku dengan tingkat kekeruhan tinggi, meski dibangun dengan anggaran jauh lebih efisien dari standar umum.

Menurut Lukman, pembangunan WTP Cijambe telah rampung pada akhir 2025 dan saat ini masih dalam tahap uji coba operasional untuk memastikan kualitas serta stabilitas hasil olahan air.

“Alhamdulillah, pada akhir 2025 kami telah menyelesaikan pembangunan WTP Cijambe. Ini merupakan hasil modifikasi kami bersama para ahli, dengan kapasitas maksimum mencapai 140 liter per detik. Saat ini kami masih melakukan uji coba pada kisaran 80 hingga 120 liter per detik,” ujarnya.

Dalam pengujian sementara, kata Lukman, WTP tersebut menunjukkan performa yang cukup menjanjikan. Untuk air dengan tingkat kekeruhan sekitar 30 NTU, hasil olahan mampu ditekan hingga 2 sampai 5 NTU.

Sementara itu, pada kondisi kekeruhan tinggi mencapai 100 NTU, air masih dapat diolah hingga berada di kisaran 8 hingga 10 NTU.

Meski demikian, Lukman mengakui bahwa sistem tersebut masih dalam tahap penyempurnaan, terutama dalam menentukan dosis bahan kimia yang optimal serta peningkatan proses filtrasi dan aerasi.

“Kekeruhan air baku ini fluktuatif, sehingga kami masih terus mencari formulasi terbaik agar hasilnya lebih konsisten. Saat ini fokus kami pada penyempurnaan proses aerasi dan filtrasi,” kata Lukman kepada Pasundan Ekspres.

Ia menyebutkan, salah satu keunggulan utama WTP Cijambe terletak pada efisiensi biaya pembangunannya.

Jika mengacu pada desain ideal, pembangunan instalasi serupa dapat menelan anggaran hingga Rp14–15 miliar. Namun, melalui berbagai inovasi dan modifikasi, proyek ini berhasil direalisasikan dengan biaya sekitar Rp1,2 miliar.

“Dengan keterbatasan anggaran, kami berupaya mencari solusi terbaik. Alhamdulillah, dengan biaya yang jauh lebih rendah, WTP ini tetap dapat berfungsi dengan baik. Jika uji coba ini berhasil optimal, ini bisa menjadi temuan baru dalam teknologi pengolahan air,” ungkapnya.

WTP Cijambe dirancang untuk melayani kebutuhan air bersih di tiga wilayah, yakni Kecamatan Cijambe, Subang Kota, dan Cibogo. Sekitar 80 persen kapasitas dialokasikan untuk kebutuhan rumah tangga, sementara sisanya digunakan untuk sektor industri.

Lebih lanjut, Lukman menjelaskan bahwa perbedaan utama WTP ini dibandingkan instalasi pada umumnya terletak pada penyesuaian desain di setiap tahapan pengolahan, mulai dari koagulasi, flokulasi, sedimentasi, hingga filtrasi.

“Secara standar, setiap kompartemen memiliki desain baku. Namun, karena keterbatasan anggaran, ada beberapa penyesuaian yang kami lakukan. Kekurangan tersebut kami tutupi dengan modifikasi agar hasilnya tetap optimal,” jelasnya.

Ia menambahkan, inovasi ini juga mulai menarik perhatian sejumlah perusahaan daerah air minum lainnya. Dalam forum Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi), belum ditemukan konsep serupa, khususnya di wilayah Jawa Barat.

“Teman-teman PDAM lain sangat menunggu hasil akhir dari uji coba ini. Jika berhasil, mereka siap datang ke Subang untuk melakukan studi banding,” tutupnya. (cdp/ded)

Berita Terbaru

Lirik Lagunya Catchy Banget hingga Nuansa Shooting Pesona Tropis,  Intip Kolaborasi no na x Shopee 11.11 Big Sale

Lirik Lagunya Catchy Banget hingga Nuansa Shooting Pesona Tropis, Intip Kolaborasi no na x Shopee 11.11 Big Sale

Nasional31 menit lalu
“I’m Shopping with My Friends!” Keseruan Kolaborasi Musik Terbaru Shopee 11.11 Big Sale Bareng no na

“I’m Shopping with My Friends!” Keseruan Kolaborasi Musik Terbaru Shopee 11.11 Big Sale Bareng no na

Headline1 jam lalu
BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang11 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang12 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini14 jam lalu
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle14 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle15 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional16 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga16 jam lalu
Tak Sampai Rp2 Miliar, WTP Cijambe Mampu Olah Air dengan Tingkat Kekeruhan Tinggi | Pasundan Ekspres