Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Terdampak Kondisi Cuaca Ekstrem, Disnakeswan Subang Antisipasi Kematian Unggas

C
Cindy Desita Putri Editor: Dede SM
|06:04 WIB
Bagikan:
Terdampak Kondisi Cuaca Ekstrem, Disnakeswan Subang Antisipasi Kematian Unggas
Disnakeswan Subang saat melakukan pengawasan kandang hewan unggas.(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Subang memastikan kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini belum berdampak signifikan terhadap tingkat kematian unggas di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakeswan Subang, drh. Erlinawati Pasaribu menyampaikan, hingga saat ini, tidak ditemukan laporan kematian unggas dalam jumlah tinggi di satu kandang.

Dia menyebut, situasi tahun ini justru lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, faktor cuaca tidak terlalu berpengaruh terhadap kesehatan unggas karena langkah antisipasi telah dilakukan jauh hari.

“Sampai hari ini belum ada laporan kematian unggas yang tinggi dalam satu kandang. Dampak cuaca juga tidak terlalu berpengaruh. Kondisi tahun ini lebih bagus dibandingkan tahun sebelumnya, tidak ditemukan kasus kematian yang tinggi,” ujar Erlinawati kepada Pasundan Ekspres.

Ia menjelaskan, Disnakeswan Subang secara konsisten melakukan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada para peternak sebelum pergantian musim.

Upaya ini dilakukan agar peternak lebih siap menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang berpotensi memicu penyakit pada ternak.

“Kami sudah mengimbau peternak untuk lebih berhati-hati dan siap menghadapi perubahan cuaca, terutama dengan meningkatkan biosecurity dan kebersihan kandang. Ini merupakan titik kritis dalam pencegahan penyakit pada ternak,” jelasnya.

Selain itu, Disnakeswan Subang memastikan kesiapsiagaan petugas kesehatan hewan dalam mendampingi dan melayani seluruh peternak di Kabupaten Subang.

“Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pemantauan kesehatan ternak di lapangan,” kata Erlina.

Dalam rangka mengantisipasi peningkatan lalu lintas ternak menjelang Hari Raya Idulfitri dan Iduladha, Disnakeswan Subang juga telah melaksanakan vaksinasi sejumlah penyakit strategis.

Vaksinasi tersebut meliputi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) pada sapi dan kerbau, serta pada ternak domba dan kambing.

“Kami bekerja sama dengan seluruh perusahaan peternakan sapi potong dan sapi perah di Kabupaten Subang untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga,” tambah Erlina.

Dengan langkah preventif tersebut, Disnakeswan Subang optimistis sektor peternakan, khususnya perunggasan, tetap aman dan produktif meski di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami pun terus mengimbau peternak untuk aktif melaporkan jika menemukan gejala penyakit atau kematian ternak yang tidak wajar,” tutupnya. (cdp/ded)

Berita Terbaru

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga12 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline31 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline51 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle54 menit lalu
ADVERTISEMENT
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu