Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tidak Ada Kepastian Waktu dan Mekanisme, Pemilihan Ketua Karang Taruna Subang Disebut Memprihatinkan

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|09:17 WIB
Bagikan:
Tidak Ada Kepastian Waktu dan Mekanisme, Pemilihan Ketua Karang Taruna Subang Disebut Memprihatinkan
Ketua Karang Taruna Kecamatan Kasomalang, Agung Muhammad Anwar

SUBANG– Ketua Karang Taruna Kecamatan Kasomalang, Agung Muhammad Anwar atau yang akrab disapa Agung Kamson, menyuarakan keprihatinannya soal belum jelasnya pelaksanaan pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Subang.

Hingga saat ini, belum ada kepastian waktu maupun mekanisme pemilihan, meskipun kebutuhan akan kepemimpinan yang baru semakin mendesak demi keberlanjutan program-program kepemudaan di Kabupaten Subang.

Agung menegaskan  ketidakjelasan proses pemilihan ini dapat menghambat semangat dan gerakan kepemudaan di tingkat bawah.

Menurutnya, Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan yang memiliki peran strategis di masyarakat harus dipimpin oleh sosok yang mampu menjalankan visi organisasi secara terarah dan progresif.

"Seharusnya ada kejelasan dari panitia atau pengurus kabupaten mengenai kapan dan bagaimana proses pemilihan ini akan dilakukan. Jangan sampai prosesnya menggantung, karena akan berpengaruh pada program-program Karang Taruna di tingkat kecamatan maupun desa," ujar Agung kepada awak media pada Rabu (21/5/2025).

Agung juga menyampaikan harapannya agar pemilihan Ketua Karang Taruna Kabupaten Subang mendatang tidak hanya menjadi formalitas semata, melainkan benar-benar menghadirkan pemimpin yang memiliki visi dan misi jelas.

Ia menekankan pentingnya figur ketua yang mampu memberikan ketegasan dalam kebijakan, namun tetap mampu merangkul seluruh unsur Karang Taruna, terutama para pemuda di desa dan kecamatan.

"Kami menginginkan sosok yang tidak hanya paham organisasi, tetapi juga proaktif terhadap permasalahan sosial dan pemberdayaan pemuda. Harus punya visi besar untuk Karang Taruna Subang dan mampu mengeksekusi program-program dengan tegas dan cepat. Dan utamanya satu, jangan elitis. ”tambahnya.

Ia juga menyayangkan belum adanya komunikasi terbuka dari pihak pengurus kabupaten kepada jajaran Karang Taruna tingkat kecamatan.

Padahal, menurutnya, komunikasi yang transparan sangat penting agar setiap elemen Karang Taruna bisa turut serta berpartisipasi dalam proses demokrasi organisasi.

“Kami butuh keterbukaan informasi. Jangan sampai para pengurus kecamatan dan desa merasa tidak dilibatkan. Karang Taruna itu milik bersama, bukan segelintir orang saja,” ungkap Agung.

Selain itu, Agung berharap pemimpin Karang Taruna kabupaten ke depan juga mampu membangun jejaring yang kuat, baik dengan pemerintah daerah, swasta, maupun organisasi sosial lainnya.

Ia percaya bahwa dengan jaringan yang kuat, program-program pemberdayaan pemuda dan masyarakat dapat berjalan lebih maksimal dan berdampak nyata.

"Karang Taruna harus bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sosial, terutama di bidang pemberdayaan pemuda, pengentasan kemiskinan, dan pengembangan ekonomi kreatif. Jadi, pemimpin yang terpilih harus mampu membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik dan profesional," jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Agung menegaskan Karang Taruna di seluruh Subang harus tetap solid dan aktif meskipun belum ada kejelasan soal kepemimpinan di tingkat kabupaten.

Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota Karang Taruna untuk tetap menjalankan kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kita tetap bergerak. Jangan sampai terjebak dalam kekosongan arah. Justru di masa transisi ini kita harus buktikan bahwa Karang Taruna tetap hadir dan berguna bagi masyarakat," pungkasnya.(hdi) 

Berita Terbaru

10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

Lifestyle17 menit lalu
Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Headline54 menit lalu
Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang3 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle4 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional5 jam lalu
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang6 jam lalu
Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Nasional7 jam lalu
Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Subang8 jam lalu
Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Headline8 jam lalu