Tim Robotik MAN 1 Subang Raih Dua Gelar Internasional di Ajang World Robotic Center Competition 2026

SUBANG-Perjuangan Tim Robotik MAN 1 Subang dalam ajang World Robotic Center Competition 2026 [4.0] yang digelar pada 10–13 Agustus 2026 di Universiti Putra Malaysia (UPM), Malaysia, membuahkan hasil membanggakan. Membawa semangat dan target prestasi, tim robotik tersebut berhasil membawa pulang dua gelar juara internasional.
Kompetisi robotik tingkat internasional itu mempertemukan peserta dari berbagai daerah dan negara. Dalam persaingan yang kompetitif, dua siswa MAN 1 Subang yang ambil bagian berhasil menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama madrasah di kancah internasional.
M. Zaky Nursyamsi berhasil meraih Juara 2 kategori Close Sumo 1 Kg. Sementara itu, Tizar Nurali sukses menjadi Runner Up Pertama pada kategori Senior Line Follower Maze Mission.
Selain mengikuti kategori Senior Line Follower Maze Mission, Tizar Nurali juga turut ambil bagian dalam kategori Senior Robot Sumo 1 Kg. Keikutsertaan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa dalam mengasah kemampuan teknis sekaligus mental bertanding.
Kepala MAN 1 Subang, Neneng Arwinie, mengaku bersyukur dan bangga atas prestasi yang berhasil diraih anak didiknya. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara. "Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian anak-anak. Mereka berhasil meraih Juara 2 kategori Close Sumo 1 Kg melalui M. Zaky Nursyamsi dan Runner Up Pertama kategori Senior Line Follower Maze Mission melalui Tizar Nurali," ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Sebelum mengikuti kompetisi, para siswa menjalani proses latihan dan pendampingan secara intensif untuk mempersiapkan kemampuan teknis maupun kesiapan mental menghadapi kompetisi tingkat internasional. "Prestasi ini tentu tidak datang begitu saja. Ada proses panjang, latihan, pendampingan dan perjuangan yang dilakukan oleh anak-anak bersama para pembimbing. Kami sangat mengapresiasi semangat dan kerja keras mereka," katanya.
Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi internasional bukan semata-mata untuk mengejar gelar juara. Ajang tersebut juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang teknologi robotika. "Ini bukan hanya tentang mendapatkan juara, tetapi juga tentang pengalaman dan keberanian anak-anak untuk membawa nama MAN 1 Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, bahkan Indonesia di tingkat internasional," ungkapnya.
Ia menambahkan, persiapan tim telah dilakukan secara maksimal sebelum keberangkatan ke Malaysia. Bahkan, proses pelatihan terus dilakukan hingga mendekati waktu keberangkatan. "Kami berangkat ke Malaysia dengan ikhtiar yang kita maksimalkan, karena keyakinan kita bahwa proses tidak pernah mengkhianati hasil," ujarnya.
Dalam kompetisi yang berlangsung selama empat hari tersebut, Tim Robotik MAN 1 Subang didampingi oleh Yayat Supriatna, S.Kom., dan Kepala MAN 1 Subang, Neneng Arwinie, S.Pd., M.Pd. Raihan dua gelar di Malaysia menjadi bukti bahwa siswa MAN 1 Subang memiliki kemampuan untuk bersaing di level internasional. Prestasi tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi madrasah serta turut mengharumkan nama Kabupaten Subang, Jawa Barat, dan Indonesia melalui bidang teknologi dan robotika.
Neneng berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa MAN 1 Subang lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi, robotika, dan inovasi. "Maka kami mendorong para siswa agar tidak takut berkompetisi dan berani membawa nama madrasah ke tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya.(znl/sep)
