Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

TKI Ilegal Asal Subang Tewas di Malaysia Diduga Jadi Korban KDRT Suami

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|17:39 WIB
Bagikan:
TKI Ilegal Asal Subang Tewas di Malaysia Diduga Jadi Korban KDRT Suami
TKI asal Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan meninggal dunia di Malaysia diduga jadi korban KDRT. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES.

SUBANG-Seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Subang, Jawa Barat, dilaporkan meninggal dunia di Malaysia pada 15 April 2025. 

Korban bernama Dewi, warga Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Subang, Rona Mariansyah menyampaikan, bahwa pihaknya mendapat informasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia mengenai kematian korban. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Roba mengatakan, korban mengalami tindak KDRT yang mengakibatkan kematian.

“Korban tinggal bersama suaminya di Malaysia. Kami mendapat informasi dari KBRI bahwa pada 15 April 2025, korban meninggal dunia dan hasil pemeriksaan menunjukkan adanya dugaan KDRT,” ujar Rona.

Jenazah Dewi direncanakan tiba di Indonesia pada tanggal 17 April 2025 melalui Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, menggunakan maskapai Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH721. 

Sebelum dipulangkan, lanjut Rona, pihak terkait di Malaysia masih melakukan proses verifikasi administratif dan hukum.

Rona menjelaskan bahwa Dewi awalnya berangkat ke Malaysia secara resmi pada tahun 2019. Namun, dalam perjalanannya, ia diketahui kabur dari majikan dan bekerja secara tidak prosedural alias ilegal.

“Atas kejadian ini, kami sangat menyayangkan dan sekaligus menghimbau kepada seluruh masyarakat Subang, khususnya calon tenaga kerja, agar tidak berangkat ke luar negeri secara ilegal,” tegas Rona.

Ia menambahkan bahwa bekerja secara ilegal di luar negeri sangat berisiko dan menyulitkan proses perlindungan hukum jika terjadi masalah.

“Kami dari Disnakertrans siap memfasilitasi dan memberikan informasi kepada masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri secara resmi. Jangan tergoda iming-iming yang menjanjikan, tapi tidak jelas legalitasnya,” tutupnya. (cdp)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline9 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat10 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta11 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle11 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang11 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta12 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta12 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang12 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang12 jam lalu